Tuesday, June 2, 2009

NARSIS

Pemuda Tampan Itu Bernama Narcisuss


Adalah Narcissus putera dewa sungai Cephissus dan dewi air Liriope yang sangat tampan wajahnya. Banyak perempuan yang jatuh cinta padanya namun tak ada satupun yang bisa menarik perhatiannya. Seorang dewi bernama Echo (Gema) benar-benar kasmaran sehingga ia bersusah payah mengejar Narcisuss hingga ke tebing-tebing, jurang dan gunung. Tapi tetap saja Narcisuss tidak bergeming. Dengan hati yang remuk redam dewi Echo perlahan menghilang hingga yang terdengar hanya pantulan suaranya yang penuh duka.

Suatu ketika Narcisuss sedang berjalan-jalan menyusuri sebuah sungai yang sembilan kali mengalir mengelilingi alam arwah, Styx. Ia membungkuk untuk meminum sedikit airnya. Betapa terkejutnya ketika ia melihat bayangan wajahnya di sungai. Ternyata, betapa sangat tampannya ia. Begitu dahsyatnya kekaguman pada wajahnya sendiri yang tercermin di permukaan air jernih itu bahkan kemudian ia merasa jatuh cinta dan tak sanggup meninggalkan bayangannya. Ketika ia mencoba mengulurkan tangannya untuk menggapai wajah dalam air dan bermaksud menciumnya, Narcisuss tergelincir, tenggelam dan kemudian meninggal.

Para dewa menemukan jasadnya dan mengubahnya menjadi bunga yang disebut sebagai bunga narcisuss/narsis.
Bunga narsis adalah sejenis bunga berumbi, termasuk dalam golongan bakung - dafodil ( Amaryllidaceae)Biasanya berwarna putih, kuning bahkan ada juga yang berwarna merah.

Orang-orang yang senang difoto, dilukis, yang senang memfoto dirinya sendiri, yang bangga dan mengagumi foto-foto dirinya sendiri sering disebut dalam pergaulan sebagai orang yang NARSIS.

Jika gejala terarahnya nafsu akibat mengagumi, mencintai diri sendiri secara berlebihan dan mengganggu kepribadian; ahli jiwa menyebutnya sebagai NARCISSME; mengacu pada kisah mitologi Yunani tersebut diatas.

Note.

Jadi bisa dikata, orang disebut Narsis adalah yg terlalu mengagumi dirinya sendiri, terlalu mengagumi tindak-tanduknya sendiri, sampai bangga berlebihan, & menganggap tiada yg kurang dalam dirinya. Tiada yg salah pada dirinya.

http://fahmyanti99.multiply.com/reviews/item/2

No comments:

National Geographic POD