Wednesday, June 10, 2009

Radja Belajar Matematika


Kamis, 11 Juni 2009


Radja sedang menghadapi ujian tengah semester. Setiap pulang kerja ada kegiatan tambahan, belajar bersama. Kemarin, hari Selasa belajar matematika. Sekarang ia sudah hapal perkalian, gayanya 'belagu' sekali. Siapa dulu, anak cerdas ! katanya sambil bergaya, lucu juga melihatnya. Kami berdua mengetest operasi perkalian yang berhasil dijawabnya. Kemudian dikombinasikan dengan penjumlahan dan pembagian. Masih bisa juga!. Dia masih cengangas-cengenges dan gayanya semakin 'lebay' [berlebihan]. Ayo Pah, bikin soalnya nanti aku jawab! menantang saya membuat soal. Oke ! soal operasi perkalian, penjumlahan dan pembagian. Soalnya 25:5+4+4X3 = ...... 40:10+8+2x6 = .... [ada 5 soal saya buat]. Ah. cippiillll.....!!! katanya. Kemudian dengan pede-nya dia berhasil mengerjakan soal tersebut dengan mudah. Ayo lagi !!! katanya. Oke !!! kemudian saya bikin delapan soal lagi. Tetapi ada beberapa soal yang saya buat dengan angka tiga digit, seperti 200:10+20+30X5 = .... [dst]. Kembali dikerjakannya sepuluh soal tersebut. Namun ketika bertemu soal yang agak susah, tampangnya mulai sendu... mendung... bete'... tapi terus dikerjakannya. Akhirnya semua selesai ! saya memeriksanya, Hmm..... betul... betul... betul... dan ternyata dari delapan soal hanya empat yang betul, empat lagi salah. Kemudian saya meledeknya... mana nih? kok nggak bisa? [tampangnya cemberut, kemudian berubah menjadi bete, dan akhirnya ingin menangis...] Iya... Ade dapet nilai 4 !!! katanya sambil menangis. Nah lu ? kok jadi menangis sedih sekali.

Akhirnya untuk membujuknya saya mulai membesarkan hatinya. Ya udah... soal yang ini [susah] Papa anulir. Maish dalam kondisi menangis, Anulir ! emang Ade Persib ! lagi maen bola ! katanya. Upss... !!! Persib ? Main Bola ? Kok ? [mikir juga sebentar]. Ohhh... rupanya kata 'anulir' biasanya didengarnya ketika menonton sepak bola Liga Djarum. Hahaha... [saya ngakak] sementara Radja yang tadinya menangis juga ikut tertawa. Ah... beres deh ...



No comments:

There was an error in this gadget