Sunday, December 17, 2006

LOWONGAN KERJA

  • DICARI Pria/Wanita Usia 19-26 tahun, berpenampilan menarik,pendidikan min SMA, memiliki stamina yang baik, mampu bekerja dimalam hari,memiliki suara yang bagus. Untuk ditempatkan di Jakarta sebagai penyiar radio. Bersedia bekerja antara Jam 24.00 s.d. 05.00 WIB. Hubungi PT. Radio Rusak FM. Telepon 021-752 3241. (Deddy.P)
  • LOWONGAN SEKRETARIS, dicari Wanita usia 16-25 th, belum menikah (bersedia tidak menikah selama kerja), cantik,menarik, luwes,kulit kuning langsat, tinggi minimal 160cm, pendidikan min D3 sekretaris. Bersedia diajak keluar kota untuk tugas mewakili dir. Lamaran langsung datang ke PT. Rajawali Jl. Tebet Timur dalam IV/12 Jkt, Hub. Boy.
  • DICARI untuk Artis di Perusahaan Entertainment. Pria usia 20-35 th, pendidikan min. SMA, postur tegap,kuat dan berani, untuk ditempatkan di tempat terbuka. Gaji lumayan sabetan besar, makan/ minum ditanggung perusahaan, siap bekerja dibawah tekanan,cambukan. Lamaran dialamatkan ke PT. KUDA LUMPING AGENCY, Telp. 257.1245.(Warok).
  • LOWONGAN KERJA !!! DIBUTUHKAN SEGERA TENAGA KERJA SIAP PAKAI!! PRA USIA 15-45 TAHUN SEBANYAK 30 ORANG. DIUTAMAKAN YANG BERDOMISILI DI PERUMAHAN CIBINONG GRIYA ASRI, KHUSUSNYA WARGA RT 006/08 UNTUK MELAKUKAN KERJA BAKTI MEMBERSIHKAN FASUM DAN FASOS. BAGI YANG BERMINAT HARAP HUBUNGI KETUA RT.(RT006/08)

SEBUAH NASEHAT UNTUK ANAKKU SASHA DAN RADJA

THINK POSITIVE

Berpikir positif biasa dikenal dengan istilah lainnya yaitu berbaik sangka atau khusnuzon. Itulah salah satu motto hidup yang harus kita pegang. Segala hal yang telah kita hadapi maupun yang akan kita hadapi harus dilandasi dengan cara berfikir yang positif. Berfikir positif dapat diperinci menjadi berfikir positif kepada Allah SWT dan kepada mahlukNya.


Berfikir Positif Kepada Allah
Apabila menghadapi musibah, cobaan atau ujian hendaknya selalu kita kembalikan dengan kehendak Allah SWT. Kita harus percaya bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan yang berada diluar batas kemampuan hambanya. Segala ujian hidup yang kita hadapi selalu ada jalan keluar. Sekalipun kita mendapat musibah kita harus percaya bahwa musibah tersebut adalah takdir Allah SWT. Ada rahasia, hikmah dan rencana dari musibah yang menimpa kita. Cobalah ambil pelajaran dari kejadian tersebut. Jangan berburuk sangka kepadaNya. Misalkan kita mendapat kecelakaan. Berpikirlah kenapa sampai terjadi hal tersebut. Mungkin kita kurang atau tidak hati-hati. Hikmah yang dapat diambil adalah kita harus selalu waspada dan hati-hati. Berbaik sangka kepada Allah SWT atas musibah yang terjadi. Artinya mungkin niat kita salah atau mungkin kita tidak seharusnya melakukan atau mengerjakan hal tersebut. Allah SWT memberikan musibah tersebut untuk menegur karena sayang kepada kita. Ketika kita mengingat itu segeralah beristighfar mohon ampunanNya. Introspeksi diri kita mungkin kita lalai atau lupa kepada perintahNya.
Begitupun jika kita mendapat ujian lainnya. Ujian ini ada yang enak dan ada yang tidak enak. Misalnya kita diuji dengan kemiskinan atau sebaliknya kita diuji dengan kemewahan dunia. Kemiskinan dekat dengan kekufuran, salah satu yang saya tahu dari pelajaran agama. Cobalah dekatkan diri denganNya karena Allah SWT akan lebih dekat dengan kita. Lapangkanlah dada dan yakinlah itu akan membuat kita sabar, membuat tentram hati dan membuat kita kaya di mata Allah SWT. Perbanyaklah doa karena Allah SWT akan mengabulkannya. Ingat salah satu doa yang di ijabah Allah adalah doa orang yang teraniaya. Jika kita mendapatkan kemewahan dunia janganlah terbuai dan hanyut dengan bergelimang dosa. Orang yang kaya raya biasanya selalu memperoleh apa yang diinginkan. Hal itu karena kemudahan dari segi materi dan aksesnya. Pergunakanlah materi dan ilmu kita di jalan Allah SWT. Perbanyaklah bersedekah, percayalah bahwa rezeki kita akan bertambah. Amalkanlah ilmu dan percayalah itupun akan menambah ilmu kita. Ingatlah bahwa Allah suka dengan orang miskin yang sabar dan dengan orang kaya yang dermawan.

Berfikir Positif terhadap Orang Lain
Berfikir positif atau berbaik sangka terhadap orang lain akan membuat kita selamat hidup di dunia. Berpeganglah pada keyakinan bahwa semua orang pada dasarnya baik dan ada sisi baiknya. Sekalipun penjahat atau orang yang akan berbuat jahat kepada kita. Insya Allah jika kita mempunyai cara berfikir seperti ini seorang penjahatpun akan baik kepada kita dan orang yang berniat jahatpun akan berfikir seribu bahkan sejuta kali untuk melaksanakan niat jahatnya. Percaya atau tidak saya telah mengalaminya. Dalam kondisi yang kritis sekalipun Alhamdulillah dapat terselamatkan. Saya bukan ahli metafisika, tetapi dari beberapa sumber yang saya peroleh, jika kita selalu berfikir positif, energi positif yang kita keluarkan akan mampu menyerap energi negatif yang ada disekitarnya. Inilah mungkin salah satu sebab yang bisa membuat kita selamat dan terhindar dari kejahatan. Jika kita menghadapi sesuatu yang berbahaya atau menghadapi sebuah masalah yang akan membuat kita takut, ada dua pedoman yang dapat dipegang. Pertama tawakal kepada Allah. Percayakan keselamatan kita hanya kepadaNya. Jadikan Dia pelindung kita. Jangan takabur, sombong dan memohon jaminan keselamatan kepada yang lain. Sekalipun itu kemampuan fisik kita atau keahlian beladiri yang dimiliki. Jika kita percaya dengan hal tersebut Insya Allah akan timbul rasa percaya diri dan kekuatan yang dapat menangkal kejahatan. Kedua adalah berfikir dan yakinlah bahwa tidak ada orang yang jahat atau berniat jahat terhadap kita. Ini sekaligus akan menjadi doa bagi kita. Semoga ini bermanfaat.



Thursday, December 14, 2006

Alam Murka ....

Akhir-akhir ini perasaan kok agak khawatir. Melihat fenomena alam yang sepertinya sudah tidak bersahabat lagi dengan kita. Pastinya Allah SWT sedang memberikan peringatan kepada kita semua agar jangan terlena dengan kehidupan dunia.
Banyak pesan yang seharusnya bisa diambil hikmahnya dari setiap kejadian. Tujuan akhirnya adalah agar kita mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mulai dari Tsunami di Aceh, Gempa bumi dan air pasang di Jogja, Cilacap, Bantul, tanah longsor, gunung meletus, kebakaran, banjir, sampai yang terakhir semburan lumpur panas. Artinya apa ini.... semua tentara Allah dikerahkan untuk memberikan peringatan kepada kita. Air.... Api.... Angin.....

MALING BURUNG

Waktu itu Kiki, adikku, masih di SMP. Ceritanya dimulai ketika siang sekitar jam 12-an ada dua orang pedagang kain sarung menawarkan dagangannya ke rumah-rumah. Pedagang itu masih muda umurnya sekitar 20-an. Kedua pedagang kain itu rupanya sedang mabuk narkoba. Mereka menawarkan dagangannya dari rumah ke rumah. Setelah dari rumah kami keduanya menuju ke rumah Pak Usman tetangga di belakang rumah. Kebetulan siang hari kondisi di lingkungan kami agak sepi. Rumah Pak Usman juga sepi, penghuninya sedang di dalam rumah. Salah seorang anak Pak Usman kebetulan menyukai burung ocehan jenis wambi dan poksai. Tidak berapa lama setelah pedagang kain lewat. Salah seorang putri Pak Usman datang ke rumah kami dan melaporkan bahwa burung peliharaannya telah dicuri oleh dua orang pemuda yang berdagang kain. Ketika lapor tersebut kebetulan Kiki (masih umur 12th) baru pulang sekolah. Rupanya dia tadi berpapasan dengan dua orang pemuda yang dilihatnya membawa-bawa sangkar burung. Tanpa buang-buang waktu Kiki langsung lari mengejar ke arah dua orang yang dilihatnya tadi. Sendirian saja dia mengejar pencuri tersebut, sementara yang lain masih bengong. Tidak berapa lama yang lain akhirnya juga ikut mengejar. Tapi dari kejauhan kelihatan Kiki sedang menuntun dua orang pencuri burung ke arah warga yang ikut mengejar. Akhirnya tahu sendiri habis pencuri itu dihakimi massa hingga babak belur. Kami yang melihat itu kagum sama Kiki. Kok berani amat anak kecil sendirian pula menangkap maling. Sudah itu malingnya dua orang dan lebih besar. Setelah kami tanya rupanya Kiki cuma bilang "eh brenti lu... lu nyolong burung tetangga gua... berani-beranian lu... yang punya burung itu preman sini...!!!". Nggak tahu bagaimana kejadiannya kita semua kagum aja sama keberanian anak itu. Mungkin karena malingnya mabuk pil anjing ya... jadi kayak orang bloon. Hehehe

MASUK TIGA KELUAR EMPAT

Kejadiannya waktu siang hari ketika salah seorang warga yang baru pindah ke tempat kami melaporkan ke ketua RT bahwa di dalam rumahnya ada tamu tak diundang. Ceritanya ketika dia baru pulang dari berpergian di dapati pintunya telah dijebol. Ketua RT yang mendapat laporan akhirnya memberitahukan ke anggota hansip dan warga sekitar. Warga yang mengetahui langsung mengepung lokasi kejadian. Ketika semua sudah siap, ketua RT memerintahkan tiga anggota hansip untuk masuk ke dalam rumah. Warga diluar sudah tegang dan siap-siap untuk menghajar maling tersebut. Setelah ketiga anggota hansip masuk ke dalam rumah warga menunggu. Ditunggu..... kok lama amat nggak keluar-keluar... akhirnya setelah agak lama keluarlah empat orang anggota hansip dari rumah tersebut. Salah seorang anggota melaporkan ke ketua RT dan pemilik rumah. Tidak ada maling, katanya. Pemilik rumah dipersilahkan untuk masuk ke rumahnya bersama ketua RT untuk mengecek kehilangan. Memang tidak ada barang-barang pemilik rumah yang hilang. Akhirnya warga baru tersebut mengucapkan terima kasih kepada warga dan ketua RT. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut bingung kok kayak ada yang salah ya... Tadi perasaan yang masuk rumah cuma bertiga kenapa ketika keluar ada empat orang. Setelah diperhatikan oleh warga rupanya seorang yang keluar bersama-sama dengan hansip adalah salah seorang anak dari hansip yang masuk. Untung nggak langsung digebukin lagipula warga kenal malingnya jadi serba salah.... hehehe...

CERITA TENTANG MALING

MALING KEBO
Waktu itu sudah dekat hari raya Idul Adha, warga dikejutkan oleh munculnya seekor kebo di kober dipinggiran kali Ciliwung. Kebo tersebut luntang-lantung di kampung. Bagaimana tidak terkejut soalnya sekarang di daerah kami sudah tidak ada lagi warga yang memelihara kebo. Akhirnya oleh pengurus RW kebo tersebut diamankan di lapangan. Sementara warga sedang kebingungan oleh munculnya kebo jadi-jadian, di kampung seberang kali Ciliwung warga Condet sedang heboh karena kebo hasil patungan warga raib. Rupanya kebo tersebut telah dicuri dari kampung seberang kali.
Berita kehilangan kebo di Condet sampai juga ke salah seorang warga kami yang saudaranya ikut patungan. Akhirnya di sampaikanlah bahwa kebo mereka ada di daerah kami. Pencurian kebo untuk korban sempat memicu kemarahan warga Condet yang langsung menyiapkan berbagai senjata untuk menghakimi pencurinya.
Setelah diberi penjelasan dengan bermusyawarah akhirnya kemarahan mereka dapat diredam. Tapi sebenarnya warga kami tahu siapa pencurinya. Pencuri tersebut memang warga kami yang sering melakukan aksinya walaupun di kampung sendiri. Ketika dimintai keterangan oleh pengurus RW dengan jaminan tidak akan diperpanjang urusannya akhirnya dia mengaku.
Rupanya pencuri tersebut awalnya ingin mencuri buah-buahan yang memang banyak ditanam warga Condet. Dalam keadaan mabuk mereka menyebrangi kali Ciliwung dengan niat untuk mencuri. Ketika tiba di lokasi pencuri tersebut berubah niatnya untuk mencuri buah-buahan karena melihat seekor kebo yang dipancang di tengah kebon. Akhirnya dengan nekat di curilah kebo tersebut. Tetapi mungkin karena mabuknya hilang, mungkin karena dua kali pulang pergi berenang di kali Cliwung, setibanya membawa kebo ke kampung kami pencuri tersebut sadar. Pikirnya bagaimana cara menjualnya, pasti warga tidak ada yang percaya. Apalagi reputasinya sebagai pencuri sudah dikenal. Dibawa-bawa juga akan repot sekali karena kebo tersebut sangat besar dan pasti orang-orang akan bertanya-tanya. Dipulangin ke Condet juga sama saja bunuh diri. Pusing sendiri tuh pencuri akhirnya kebo tersebut dilepaskan begitu saja di kober.....
Warga yang tadinya kesal dan marah akhirnya senyum-senyum sendiri mendengar kebodohan pencuri tesebut. Komentar warga kampung Dasar pencuri goblok...! nggak sekolah...! Mungkin niatnya mau mencuri tambang tapi nggak tahu kalo ada kebonya... atau ketika nyebrangin kebo lewat kali Ciliwung pencuri kesulitan dan kelelep di kali.... Ada yang bilang sebenarnya kebonya yang ikut dia, karena dibisikin oleh pencuri "lu.. mau ikut gua nggak? daripada disini besok lu mati dipotong..". Kebo mikir "Bener juga nih orang..." akhirnya ikutlah si kebo dengan pencuri tersebut.
Demikian kisah si pencuri mabuk yang mencuri kebo. Didaerah kami disebutnya kebo, bahasa Indonesianya kerbau, kalo' sapi, lembu, banteng, apalagi kambing itu lain lagi.

Tuesday, December 12, 2006

PERTANYAAN SASHA ....?

Waktu anak pertama kami, Sasha, berumur 5 tahun dan kami sekeluarga tinggal di Cikarang. Sasha sudah mulai masuk TK, namanya TK An Nur. Alhamdulillah anak pertama kami sangat cerdas dan selalu ingin tahu. Saat itu di sekolahnya ia belajar mengenai apa saja ciptaan Allah SWT. Di rumah ada saja yang ditanyakannya.
"Pa.. kalau langit ciptaan siapa?" tanyanya
"Langit itu ciptaan Allah.."
"Kalau pohon itu ciptaan siapa .."
"Ciptaan Allah juga..."
"Kalau kursi ciptaan siapa..?"
"Kursinya ciptaan manusia, tetapi kayunya dari pohon yang diciptakan Allah"
"Kalu meja ciptaan siapa.. Kalau batu, binatang, laut, bintang ..... " tanyanya terus menerus.
Saya dan istri beberapa hari itu sibuk melayani pertanyaannya tentang apa dan siapa yang menciptakan.
Suatu saat istriku, Sasha dan Radja adiknya pergi ke toko material. Rupanya pemilik toko memiliki anjing yang kebetulan baru melahirkan. Saat istriku sedang berbelanja rupanya anak-anak sibuk bermain dengan anak anjing si pemilik toko tersebut. Akhirnya istriku melihat juga kelakuan anak-anak tapi sementara dibiarkan dahulu.
Setelah sampai di rumah mereka langsung dibasuh dengan 7 kali dengan air dan tanah. Setelah itu saya dan istri menjelaskan ke mereka kalau anjing itu najis... bla...bla..bla.... . Kami pikir mereka mengerti, esok harinya ketika saya sedang sibuk di kebun, Sasha tanya..
"Pa.. kalau binatang ciptaan siapa??"
"Binatang itu ciptaan Allah... "
"Kalau kucing ciptaan siapa?"
"Kucing juga ciptaan Allah... "
"Kalau anjing ciptaan siapa?"
"Anjing juga ciptaan Allah... "
memang harus sabar sama anak ini pikirku... terakhirnya ada pertanyaan menarik dari Sasha..
"Pa... kalau kucing ciptaan Allah... anjing juga ciptaan Allah... lalu kenapa kita tidak boleh memelihara anjing ...???"
Nah looo..... coba bagaimana kita harus menjelaskan pertanyaan tersebut kepada anak berumur 5 tahun dengan bahasa dan pemahaman yang mudah dimengerti oleh mereka.
Memang untuk masalah keimanan prinsipnya "Ya.. Allah kami mendengarnya dan kami akan mematuhinya ...".
Salam Sayang Untuk Sasha

Monday, December 11, 2006

KI TOLET DAN TUKANG SINGKONG

Pada suatu hari Ki Tolet sedang jalan-jalan ke pasar. Dilihatnya seorang penjual singkong sedang menjajakan dagangannya. Dengan santai Ki Tolet menghampiri pedagang tersebut dan bertanya, "gimana dagangnya laku ...?".
Tukang singkong yang emang lagi ngipas-ngipas karena kegerahan menjawab
"Lumayanlah bang... ude tinggal berape iket lagi ..." sambil menunjuk beberapa ikat singkong dan daun singkong yang sudah mulai layu.
"Ngomong-ngomong lu dari mana ..?" tanya Ki Tolet.
"Aye dari citayem bang ...? emangnye kenape..?" balas tukang singkong heran.
"Ah.. nggak knape...., tuh sayuran lu ngambil dimana..?" tanyanya lagi.
"Oo.. eni singkong ame daonnya aye beli di Bogor, lumayan lebih mure..." jawab pedagang singkong.
"Jauh amat ngambilnya... mendingan di kampung gua aja tuh di Pejaten deket dari sini...." kata Ki Tolet.
"Emangnye.. banyak kebon singkongnye ..... "
"Lah... banyak banget... ada kali sepuluh petak, gua tanemin singkong semuanya ..."
"Wah bole tuh..."
"Lu mao ngeliat...."
"Bukan mao lagi bang... kapan kite kesono ?"
"Abis lu beres dagang aja..."
"Baek dah... aye beberes dulu ..."
Setelah merapikan dagangannya tukang singkong tersebut ikut dengan Ki Tolet pergi ke kampungnya.
"Lumayan juga nih .. udah deket bisa murah lagi" pikir tukang singkong.
Setelah beberapa lama mereka berjalan akhirnya sampai juga mereka di kebun singkong (entah milik siapa.. yang jelas bukannya milik Ki Tolet).
Tukang singkong keruan saja girang melihat kebon singkong yang cukup luas tersebut.
"Mao di borongin berape sepetaknye bang...." tanya tukang singkong.
"Lah... kagak ada harganya... ini sih..." jawab Ki Tolet lurus-lurus aja.
"Maksudnye Bang... ???" tanya tukang singkong heran
"Ya.. lu liat aja kendiri.... "
"Aye udeh ngeliatin ampe melotot... tapi berape mao diboronginnye ...?"
"Lah... ini mah kagak dijual...." jawab Ki Tolet lagi
"Maksud abang pegimane nihh...." tukang singkong mulai sewot
"Tadi kan lu gua ajak kemari cuma mao negliatin kebon singkong..."
"Iye... terus..."
"Ya ini kebon singkongnye..."
"Dijual ....????"
"Ya.kagak..... orang bukan punya gua......"
"...... ???????"
(sampe sini nggak diceritain gimana ekspresi tukang singkong tersebut... apa langsung nonjok Ki Tolet atawa pingsan di tempat).

KI TOLET

Pada zaman dahulu kala di kampung kami, di daerah Pejaten Pasarminggu, ada seorang yang yang dikenal sangat jahil. Kejahilannya sudah dikenal oleh seluruh penduduk kampung. Tetapi biarpun begitu orang yang di jahili tidak pernah marah. Entah kenapa, tapi yang jelas kejahilannya ini akan membuat orang lain tertawa mendengarnya. Mulai edisi ini saya akan menceritakan beberapa kisah lucunya.
BESANAN
Pada suatu hari ada sebuah keluarga yang akan pergi bebesan ke kampung tetangga. Seperti bisanya dalam adat Betawi, keluarga mempelai pria beserta keluarga besar serta tetangga kampung akan ikut dalam rombongan besan tersebut. Perjalanan menuju rumah calon mempelai wanita di kampung tetangga kebetulan harus melewati sebuah sungai kecil (Kali Baru, di sepanjang jalan raya Pasarminggu). Untuk menyebrangi sungai tersebut orang kampung membuat sebuat titian dari bambu. Titian bambu tersebut hanya memiliki sebuah pegangan di satu sisinya. Bambu yang dibuat pijakan hanya terdiri dari sekitar tiga atau empat batang bambu, sehingga orang yang menyebrang otomatis akan selalu berpegangan pada sebatang bambu. Disinilah otak jahil Ki Tolet muncul. Malam harinya pegangan yang terbuat dari bambu tersebut di lumuri dengan kotoran dari kali. (jijik ya... hueeekkkk....).
Besok paginya dengan semangat rombongan mempelai lelaki berbondong-bondong jalan menuju ke kampung tetangga. Yang namanya besanan, seluruh orang yang ikut sudah rapih mengenakan pakaian terbaiknya. Bagi kaum pria akan mengenakan baju koko atau kemeja lengkap dengan sarung dan pecinya. Sedangkan kaum wanitanya menggenakan kain dan kebaya, itupun bagi yang punya kebaya.
Singkat cerita sampailah rombongan itu dipinggir kali baru siap untuk menyebrang. Dengan hati-hati dan bergiliran satu persatu mereka menyebrang sungai dengan berpegangan pada tiang bambu yang berfungsi sebagai pegangan. Semua rombongan tidak menyadari kalau tangan mereka telah kena kotoran yang kebetulan sudah mengering (hehehehe ....). Setelah selesai menyebrang dan sampai di rumah besan, mereka disambut dengan meriah oleh pihak keluarga calon mempelai wanita. Seperti adat istiadat setempat merekan salim bersalaman dengan masing-masing keluarga dan pihak yang mengantar. Posisi salaman di kampung kami adalah dengan menarik kembali tangan dan menciumkan kehidungnya. Disinilah masalah tersebut muncul. Satu persatu orang-orang yang saling bersalaman mencium bau yang tidak sedap. Tetapi karena sopan santun tidak mungkin untuk mengutarakannya. Dari cuma sekedar bisik-bisik diantara teman dan tetangga. "Kok... kayak bau kentut ya.... " bisik salah seorang tamu. " Wah ... besan abis cebok belom cuci tangan kali ..." pikir yang lainnya. Bisik-bisik diantara yang ahdir semakin santer. Akhirnya ada salah seorang yang berani nyeletuk "Ada... yang belom cebok kali nihh.... ". Komentar tersebut langsung di iyakan oleh seluruh yang hadir. Kontanlah semua akhirnya sibuk mencium tangan masing-masing yang sudah bau kotoran tersebut. Setelah mengetahui tangannya bau kotoran semua sibuk cuci tangan. Pihak keluarga besan yang malu akhirnya melakukan pengusutan dari mana sumber bau tak sedap tersebut. Ketikan penyelidikan sampai di tiang bambu jembatan akhirnya diketahui sumber asal bau tak sedap tersebut. Pada tiang tersebut terlihat kotoran yang mengering sengaja di lumuri. Kontan saja semua orang inget ulah jahil Ki Tolet. Walaupun banyak yang gerendeng (mengumpat) tapi akhirnya semua orang yang hadir tertawa terbahak-bahak. "Sialan... kena gue dikerjain si Tolet... !!!!"

BANG TATANG

Bang Tatang adalah seorang supir oplet jurusan Pasarminggu-Kampung Melayu. Oplet adalah kendaraan umum seperti angkot atau mikrolet sekarang. Waktu itu sekitar tahun 70-an, jumlah kendaraan umum dan kendaraan pribadi tidak sebanyak sekarang. Jadi kalau orang mau naik oplet ia harus menunggu cukup lama. Disamping jarang juga penumpang yang naik masih sedikit, maklum waktu itu penduduk Jakarta tidak seramai saat ini, dan orang yang bekerja kantoran juga masih jarang.

Ceritanya setiap pagi hari Bang Tatang rutin menarik opletnya dari Pasarminggu ke Kampung Melayu dan sebaliknya. Pagi itu dari Gg. H. Samali naik seorang Bapak yang akan berangkat kerja. Dilihat dari pakaiannya pastilah orang ini pekerja kantoran pikir Bang Tatang. Setelah perjalanan sudah sampai di terminal Kampung Melayu si bapak turun. Ketika akan membayar ongkos, dia mengeluarkan uang Rp. 10.000 an yang masih jarang dipunyai (jumlahnya lupa, antara Rp. 5000-10.000). Uang pecahan paling besar saat itu. Sedangkan ongkos oplet ke Kampung Melayu yang merupakan jarak terjauh hanya Rp. 10,-. Karena masih pagi sekali dan belum mendapatkan banyak penumpang, Bang Tatang kebingungan mencari uang kembaliannya yang memang tidak dimilikinya. Akhirnya dengan pasrah Bang Tatang bilang tidak usah bayar dengan alasan tidak ada kembaliannya. Bapak tersebut mengucapkan terima kasih dan pergi berlalu.

Besok harinya, pagi-pagi sekali ketika akan menuju Kampung Melayu di Gg. H. Samali, kembali si Bapak kemarin naik opletnya. Bang Tatang tidak terpikir apa-apa saat itu. Ketika sampai di Kampung Melayu si Bapak kembali mengeluarkan uang Rp. 10.000,- yang membuat kejadian kemarin terulang kembali. Namun kali ini Bang Tatang agak dongkol sedikit.

Anehnya kejadian ini terus berulang hingga beberapa kali. Setiap turun di tujuannya si bapak selalu mengeluarkan uang Rp. 10.000,- untuk membayar ongkos dan berkali-kali pula Bang Tatang menyerah dengan membiarkan si Bapak tidak membayar. Akhirnya Bang Tatang punya akal. Hari berikutnya dia menyiapkan uang kembalian berupa uang receh pecahan Rp. 5,- dan Rp. 10,- sekaleng penuh sebanyak Rp. 9.990,-. Waktu itu kaleng mentega yang disiapkan Bang Tatang sudah penuh oleh uang receh tersebut.

Hari yang ditunggu tiba, ketika opletnya melewati Gg. H. Samali, kembali distop oleh si bapak. Bang Tatang tenang-tenang saja, pikirnya kena lu gantian gua kerjain. Nah, setelah melalui perjalanan keliling akhirnya sampai juga si bapak di tujuan seperti biasanya. Seperti sebelumnya, si bapak kembali mengeluarkan uang Rp. 10.000,-. Mungkin dia pikir akan gratis lagi, karena hari masih pagi dan penumpang cuma satu dua orang. Tapi dengan sigap Bang Tatang mengambil uang yang disodorkan si bapak. Bang Tatang segera mengambil uang receh dalam jumlah yang cukup banyak di dalam kaleng yang dibawanya. Si Bapak reflek menerima uang kembalian receh dengan kedua tangannya. Karena kebanyakan si Bapak kebingungan sambil memasukan sebagian ke dalam kantong celananya hingga penuh. Bang Tatang cuma nyengir kuda ngeliat si Bapak kaget, dan Bang Tatang bilang " Nih.... kembaliannya udah pas 9.990 perak .... " sambil menuangkan isi kalengnya. hehehehe.... kena luh....

PANTUN A'UT

Saut adalah seorang pemuda yang masih bujangan, ibarat kayu sudah lapuk. Kerjaannya cuma kluyuran dari satu tongkrongan ke tongkrongan yang lain. Kalo' disuruh kerja oleh orang tuanya dijawab "Aut kan udeh kerja.... Beh... ". Babehnya yang yang sudah tua kontan marah-marah "Kerja apaan luh .... tiap babeh suruh bantuin dagang luh kagak mao... Bantuin enyaklu di rume juga kagak mao... mao jadi apaan lu.... ???" kata babenya sewot sampe monyong-monyong. Untungnya gayung yang lagi dipegang kagak digetok ke kepalanya Saut. Soalnye bagaimanapun Si Babeh masih sayang ame anak lelaki semata wayangnye itu. Waktu Saut masih kecil segala yang dipinginin langsung dibeliin. Kalo' yang kagak ada sampe di ada-adain. Eehhh ... gedenya jadi males kagak ketulungan. "Beh.. beh... behhh... lha bengong aja nih babeh kayak celepuk..." kata Saut ngeliat babenya bengong. Babeh langsung sadar, langsung aja dia nyap-nyap lagi. "Nah.. ut... sekarang lu mao jadi ape babe tanya... sekole kagak bener, kerja kagak mao... baru bisa jalan, babehnya buru-buru bikin tangkringan dari bambu di pelataran rumahnya yang suka luntang lantung, nggak ada kerjaannya. Pada suatu hari dia lagi jatuh cinta sama anak perawan di kampungnya
Atasnye pisang bawahnye jantung
Beli tinta jangan ditumpahin
Biar dicincang biar digantung
Kalo udah cinta mau diaapain....

Beribu ribu pohon rambutan
Hanya satu pohon beringin
Baribu ribu anak perwanan
Hanya eneng yang abang ingin
Burung tekukur
Burung Garuda
Mau syukur
Nggak mau ya udah...

Orang Arab dan Tukang Delman

Kejadiannya tahun 60-an, waktu itu masih banyak delman di Jakarta, termasuk di daerah Pasarminggu. Suatu hari di daerah Batu Merah atau Gang Arab (karena banyak orang arabnya) tampat tiga orang sedang berdiri dipinggir jalan. Wan Abud dan dua orang anaknya. Wan Abud dikenal sangat kikir oleh masyarakat sekitarnya. Waktu itu Wan Abud mau pergi ke Pasarminggu. Jarak dari rumahnya ke Pasarminggu lumayan jauh, sehingga mau tidak mau harus menggunakan kendaraan. Walau sudah ada angkutan yang lewat tetapi karena masih sedikit menunggunya akan lama sekali.
Tunggu punya tunggu akhirnya lewat juga delman yang di tunggangi Bang Madi. Kebetulan penumpangnya baru dua orang Ibu-ibu dan seorang anak kecil.
Bang Madi : "Naek Delmannye Wan..."
Wan Abud : "Berafe ke fasar minggu ... ?"
Bang Madi : "Mure Wan, kalo ke pasarminggu ongkosnye ji go ..!!"
Wan Abud : "Ji go...???, Afaan tuh .... berafe tuh"
Bang Madi : "Dua puluh lima perak Wan..."
Wan Abud : "Masya Allaaaahh.....!!! Mahal amat ... afa-afaan ente ... mau meres ane ya..... !!!"
Wan abud kaget mendengar besarnya ongkos ke pasarminggu. Tapi Bang Madi jelasin kalo itu memang ongkos biasanya.
BangMadi : "Kenape Wan, Biasanye juga segitu, kagak kurang kagak lebih, emang dari sononye.."
Wan Abud mikir-mikir dulu karena menurutnya masih terlalu mahal (mahal apa pelit ya..). Akhirnya katanya ....
Wan Abud : "Kalo anak-anak fagaimane ..... ??"
Bang Madi : "Yah, kalo anak-anak mah kagak diitung... gratis..."
Wan Abud : "Ya sude.... anak ane berdua naik delman... biar ane lari aje... "
Bang Madi : " ...... ?????"

Friday, December 8, 2006

Kahatur Ibu sareng Bapak
Di Bandung

Assalaamu’alaikum wr.wb
Bismillahirahmaanirrohiim

Bu, pak, ade asa teu puas ngobrol sareng ibu-bapak kamari, asana teh teu acan tiasa ngalandongan nyeri ibu-bapak.
Ade saatos nampi telepon ti ibu, (nuju di tangerang). Deg, dada ade asa nyesek, soca ade pinuh ku cisoca. Ade ambil wudlu, trus sholat lohor. Trus ade ngadoa, sapertos biasa anu ngawitan rabbighfirlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayanii shagiira Ya Tuhanku, ampunilah dosaku, dosa ayah-ibuku serta kasihilah keduanya (orangtua) sebagaimana kasih mereka mendidikku waktu kecil. Teras dina doa ade ge laa illaha illaa anta subhanaka innii kuntu minazhzhaalimiin Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim. Doa nabi Yunus anu ngantunkeun kaumna.
Bu, doa ieu ade resapin dugi ka tilu kali. Anu biasana sakali, ayeuna ade ulang tilu kali. Duh bu, Allah yang membolak-balikkan hati manusia, Allah yang memberikan hawa nafsu. Emosi ade kana jadi lanceuk tos diambang kesabaran. Ade sedih bu, nangis! Ibu-bapak sabarnya, mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosa ade. Saatos berdoa hati ade rada tenang. Emut wengi tos ngaji, teu acan ngaos terjemahanna. Ade baca. Ayeuna ade ngaos terjemahan Al-Quran juz 16 surat An Nahl ayat 100-128, juz 17 Al Isro ayat 1-30. Tiap ayat ade perhatoskeun. Ade masih keneh kaemutan ka aa, kirang kumaha ibu-bapak. Anu tos ngabekelan pendidikan agama ka anak-anaknya.
Ayat-ayat Al-Quran anu di aos ieu bu, tambih seueur cisoca ade. Ya Allah, ade mung jalmi biasa, anu gaduh emosi, kirang sabar. Ya Allah mudah-mudahan Engkau ampuni dosaku, karena Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Bu, ade kutip An Nahl ayat 125-128. “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dia-lah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.(125)”. “ Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.(126)”
Bu, emutan ade masih keneh ka kelakuan aa. Ade buka Al-Quran, ade mendak tiap kakesel, jawaban ti Allah. Duh bu, ibu-bapak mudah-mudah termasuk orang yang Allah berikan kesabaran tak terbatas (karena memang sabar itu harusnya tiada batas). Amin. Sabar kanu sifat-sifat aa. Ibu-bapak masih keresa ngabuka pintu maaf, masih membuka tangan ibu, masih keresa nulungan aa nu tos nganyenyeri perasaan ibu-bapak. Bu, ade nangis deui. Ya Allah sedih hati ade, kunaon aa teh teu sadar kalau ibu-bapak masih menutup mulutnya untuk caci-maki, karena takut laknat ibu didengar Allah. Ibu yang sudah menahan amarah karena takut amarah ibu didengar Allah. Ade heran bu, kenapa???? Aa terganggu emosinya, auranya selalu negatif pada setiap orang. Bu, mungkinkah aa bisa disembuhkan? Wallahualam. Kedah kumaha deui carana.
“ Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.(127)” “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.(128)”
Bu, kanjeng Rasul ge sabar karena Allah masihan kasabaran luar biasa ka Rasul menghadapi orang-orang kafir. Urang hanya hamba Allah yang mudah-mudahan oge dipasihan kasabaran menghadapi semuanya.
Bu, jangan sedih lagi ya. Jangan juga merasa dada ibu sempit. Karena sekarang ade merasakan kesempitan dada itu sangat tidak enak! Sempit dada hanya bisa mengeluarkan air mata. Perih hati ibu ade rasakan juga.
Allahumma innii ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatika naashiyatii biyadika maadhin fiyya hukmuka ‘ad-lun fiyya qadhaa’uka. As’aluka bikullismin huwa laka sammaita bihii nafsaka au anzaltahu fii kitaabika au ‘allamtahu ahadammin khalqika, awista’tsarta bihi fii ‘ilmil ghaibi ‘indaka an taj’alal qur’aana rabbi’a qalbii wa nuura shadril wa jalaa’a ghammii wa dzihaaba huzni wa hammii. “Ya, Allah sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu dan anak hamba-Mu yang perempuan. Ubun-ubunku ada dalam tangan-Mu, berlakulah atasku hukum keputusan-Mu dan adillah atasku segala taqdir-Mu. Aku mohon pada-Mu dengan segala nama yang jadi milik-Mu yang Engkau namakan dengannya diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari mahluk-Mu atau yang Kau simpan dalam perbendaharaan ghaib di sisi-Mu kiranya Engkau jadikan kitab al-Quran jadi kesuburan hatiku dan cahaya dadaku serta menjadi tempat melepaskan segala kesusahanku dan menghilangkan duka citaku. Amin ya Rabbal ‘alamin.
Al- Isra’
Ayat 9 “ Sesungguhnya Al-Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan yang lebih lurus) dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.”
Bu, ade bersyukur, meskipun ade tidak sedalam ibu-bapak mempelajari agama. Allhamdullillah Allah memberikan ketenangan lewat firman-frmanNya. Segala sesuatu ade selalu kembali kepada kitab suci. Mudah-mudahan ade diberi pemahaman yang mudah.

Ayat 15 “ Barang siapa berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seseorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.”
Bu, ibu jangan sedih lagi ya...
Anak-anak ibu sudah besar semua, ade akan memikul dosa-dosa ade sendiri, aa juga demikian ....
Pasti ibu langkung terang, tapi jangan putus berdoa buat aa, mudah-mudahan ibu –bapak tetap menahan lidah untuk tidak mengeluarkan laknat. Karena ibu-bapak takut Allah akan mendengarnya. Mudah-mudahan ibu-bapak seperti nabi Nuh yang tiada henti mengajak anaknya kembali ke jalan Allah.
Ayat 23 “ Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya telah berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
Aa pastina oge terang kana ayat-ayat ieu. Mudah-mudahan aa dipaparin hidayah ku Allah. Amin ya Rabbal’alamin
Ayat 24 “ Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”
Ayat 25 “Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada di dalam hatimu, jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat”
Hhhh.....lega hati ade ayeuna bu, tinggal soca anu masih peurih. Hanya kepada Allahlah tempat mengadu dan Hanya kepada Allahlah minta pertolongan.
Ibuku sayang.....Bapakku sayang
Jangan lagi menangis
Ada Allah yang selalu melindungi
Ada Allah yang akan menghapus kepedihan itu
Ada Allah yang Penyayang
Allah . . . Allah . . .
Hanya kepada-Mulah tempat kami bergantung
Ampunan-Mu yang kami harapkan

Ibuku sayang
Aku adalah anakmu
Tapi aku bukanlah milikmu
Bapakku sayang
Aku adalah anakmu
Yang telah engkau jaga sampai aku bersuami

Ibu-bapakku sayang
Tuntas sudah kewajiban kepadaku
Sekarang aku sudah menjadi tanggung jawab suamiku
Allah Maha Pengasih
Allhamdulillah aku terurus dengan baik

Ibu-bapakku sayang
Gembiralah ....
Tersenyumlah .....
Aku takkan gembira sampai kalian gembira
Aku takkan tersenyum sampai kalian tersenyum

“Allaahummaj’al khaira ‘umrii aakhirahu wa khaira ‘amalii khawaatiimahu wa khaira ayyaamii yauma liqaa’ika”
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya dan sebaik-baik amalku adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah pada saat aku menemui-Mu.
Amin ya Rabbal’alamin.

HARI INI 109 TAHUN JANG LALOE ......

BETAWI BAROE
Bandoeng, 8 Desember 1897

Waktoe itoe soedah selese saja poenja oeroesan, iaitu mengawini seorang modjang jang diaitu berasal dari tanah Parahjangan. Namanja neng noeroel, dia punja mata soenggoeh indah sanget. Tak sembarang orang dapet akan dianja. Disebabken jang oelh karana dianja soeka pilih-pilih djodoh. Saja agaknja sedikit beroentoeng memiliki seorang teman jang kebetoelan satoe dia poenja sekolah.
Hari ini orang-oarang sudah pada selese semuanja kerdjaan. Ada jang siboek dibelakang beberes perabotan peranti hadjatan. Ada jang ngerawatin dia poenja koeda di kandang. Tak ada sodaranja jang sedang bengong barang satu djuga. Saja dan neng Noeroel masih tjapek sekali karena kebanjakan njengir kajak koeda ompong. Rupanja ada hati punja perasaan gumbira dan senang mendapatken kembang desa.
Dia punja bapak ibu kasih pesen ke saja agar bisa ngerawat dianja punja anak perawan. Sajangi dan tolong dijaga anak kami pesen orang tuanja. Semoga kalian berdoea bisa akan hidup bahagianja. Amin.

Monday, November 27, 2006

Happy Birthday Ma ...

Selamat Ulang Tahun Mama
Semoga panjang umur
Diberikan kesehatan
Mendapatkan limpahan karunia Allah SWT
Amin

Selamat Ulang Tahun Mama
Semoga dapat menjaga amanah
Merawat dan mengurus keluarga lebih baik
Mendapat ridho dan keberkahan
Amin

Selamat Ulang Tahun Mama
Kami semua sayang padamu
Jangan pernah berhenti mencintai kami

Love
Papa+Sasha+Radja

Thursday, November 23, 2006

PING PONG

Lagi seneng main Ping pong.
Dikantor tiap hari Senin dan Kamis latihan,
lumayan juga, yang tadinya asal main jadi agak mendingan.
Bagi yang mau tahu teknik bermain pingpong, jenis dan teknik serve,
jenis dan kegunaan bet (blade),
atau jenis dan kegunaan karet (rubber)
kunjungi situs http://masatenisi.org

Salam Olah Raga
Bond

HAPPY BIRTHDAY MAMA ... !!!





Senin besok ulang tahun dehhh...

Kami ada surprise buat Mama tersayang ....

Tunggu aja yaa....


[Mudah-mudahan anak-anak bisa jaga rahasia ... hehe]

Friday, November 17, 2006

My Little Family





Keluarga adalah segala-galanya, tanpa terasa sudah hampir 9 tahun kami bersama. Anak-anak sudah besar dan pintar. Kalau mengingat saat pertama bertemu dengan istriku, suka merasa aneh sendiri. Walaupun baru kenal, kami seperti yang sudah kenal lama sekali. Mungkin ini yang disebut 'sudah jodoh'. Tetapi jodoh adalah rahasia Allah SWT.

Saya ingat sewaktu SMA dulu pernah mimpi aneh. Dalam mimpi tersebut saya kedatangan seorang tua, dari penampilannya orang tua terlihat seperti seorang pedagang. Dia juga mengatakan kepada saya kalau dirinya berasal dari kota Bandung. Orang tua tersebut memikul keranjang dari anyaman bambu. Tampaknya pedagang tersebut habis berdagang, karena dalam keranjangnya sudah tidak ada lagi barang dagangannya. Tetapi di dalam keranjang yang dibawanya terdapat tiga ekor anak anjing yang lucu-lucu. Kemudian orang tersebut mengatakan niatnya untuk pulang ke Bandung dan akan memberikan tiga ekor anak anjing yang lucu-lucu kepada saya. Saya memang pecinta binatang, memelihara anjing adalah keinginan saya sejak lama, namun tidak mungkin karena agama kami melarang memelihara anjing [kecuali untuk anjiing penjaga]. Mendengarnya tawaran orang tua tersebut saya senang sekali. Saya mengatakan kepada orang tua tersebut kalau saya akan meminta ijin terlebih dahulu dari Ayah. Awalnya Ayah menolak karena takut terkena najis dari anjing yang nantinya saya pelihara. Saya dengan gigihnya berusaha meyakinkan Ayah kalau nanti memelihara anjing tersebut akan merawat dan menjaga agar tidak kotor dan terkena najis. Setelah beberapa lama membujuk Ayah, akhirnya saya diperbolehkan untuk memelihara anjing tersebut. Senangnya bukan main karena akhirnya dapat memelihara ketiga ekor anak anjing tersebut. Kemudian pada pagi harinya, mimpi tersebut saya ceritakan ke Ibu. Ibu hanya mengatakan, nanti jodoh kamu adalah seorang gadis yang berasal dari Bandung. Anjing menggambarkan sifat-sifat kesetiaan, anjing yang dirawat dengan penuh kasih sayang akan memberikan kesetiaan yang tiada bandingnya. Kemudian diingatkan, jangan lupa pula anjing tersebut suka menggonggong bahkan jika kamu jahat bukan tidak mungkin anjing itu juga akan menggigitmu. Luar biasa, mimpi tersebut akhirnya terbukti, karena saya menikah dengan seorang mojang dari Bandung yang cerdas dan tidak diragukan kesetiaannya. Inilah istriku
Luki Nurul Hasanah, segenap doa dan harapan saya selalu bersamanya. Semoga kami sekeluarga akan dikumpulkan kembali di dalam surga nanti, seperti janji hati ini kemudian hari di depan Ka'bah dan di saksikan Allah SWT. Amin.

Anak pertama kami Sasha, lahir 5 Agustus 1999 di Bandung. Pintar, cantik, selalu mau tahu, dan tidak bisa diam. Karena anak pertama dan cucu perempuan pertama dari keluarga istri, sehingga neneknya mau ikut memebrikan nama padanya. Saya ingin memberinya nama '
Saskia', istriku ingin memberi nama 'Andina', kemudian neneknya ingin memberi nama 'Salsabila'. Akhirnya jadilah ketiga nama tersebut digabungkan menjadi Saskia Andina Salsabila. Semoga kecantikan namanya juga seperti kecantikan hatinya. Semua harapan dan doa kami menyertainya.

Anak kedua diberi nama
Muhammad Radja Ibrahim Rasyad, nama yang khusus saya berikan dengan segala doa dan harapan. Artinya, saya ingin memiliki anak laki-laki yang ahklaknya seperti Rasulullah SAW. Radja, sebenarnya hanya nama panggilan kelak, bukan 'Raja'. Jika sekarang ada group band terkenal dengan nama 'Radja' ini tidak sengaja, bahkan nama anak saya lebih dahulu diberikan sebelum group band ini terkenal. Nama Radja terinspirasi oleh Dino Radja pemain tengah NBA asal Kroasia dari klub Boston Celtics. Maksudnya sederhana biar keren, enak didengar, dan mudah-mudahan bisa jadi pemimpin yang adil. Ibrahim, Bapaknya para nabi, semoga darinya akan lahir anak cucuku yang soleh seperti keturunan Ibrahim. Rasyad, diambil dari nama terakhir saya Rosyadi, yang Insya Allah dapat menjadi anak yang pintar. Amin.

Kedua anak kami, Sasha dan Radja, berbeda sekali sifatnya. Sasha terlalu ekspresif, meledak-ledak, aktif, rasa ingin tahu yang besar serta cepat menyerap informasi, sementara adiknya cenderung lebih tenang, santai, easy going, lucu dan iseng. Kedua-duanya cerewetnya minta ampun, senang membaca buku, suka musik dan menyanyi. Jika kami berpergian bersama-sama di sepanjang jalan selalu ada aja yang di omongin. Saudara ataupun temen kami yang pernah pergi semobil pasti heran dengan keberisikan dan kerusuhan di dalam mobil.

Demikianlah gambaran keluarga kecil kami. Alhamdulillah Ya Allah, bersyukur dan terima kasih atas segala nikmat Mu yang tiada pernah habisnya. Semoga kami semua selalu dalam lindungan Mu ..... Aminnn.

Thursday, November 16, 2006

Akhirnya...

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Setelah sekian lama mencoba akhirnya bisa juga bikin blog sendiri
Buat apa blog ini juga belom terfikirkan
Mungkin buat sharing sama temen-temen yang nggak pernah ketemu
Walaupun tak dapat bertemu muka tapi masih bisa menjalin silaturahmi lewat internet


Wassalamu 'alaikum Wr. Wb.
Imron Rosyadi

National Geographic POD