Wednesday, April 18, 2007

Ayah, 18 April 2007



Sekarang sudah 67 tahun

Selamat Ulang Tahun
Semoga Panjang Umur
Selalu Sehat
Mendapatkan Ridho Allah SWT
Amin
Sebuah Lagu
Yang Membuat Saya Selalu Teringat
Akan Kasih Sayang Ayah
Do'a Kami Untuk Ayah Tercinta


Yang Terbaik Bagimu
Artist: ADA Band

Teringat masa kecilku
Kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu
Buatku melambung
Disisimu terngiang
Hangat nafas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi
Serta harapanmu

Kau ingin ku menjadi
Yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu
Jauhkan godaan
Yang mungkin kulakukan
Dalam waktuku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku
Terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah sampaikan
Sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji
Tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya
Ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu

Andaikan detik itu
Kan bergulir kembaliKurindukan suasana
Basuh jiwaku
Membahagiakan aku
Yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu
Yang pernah terlewati

Monday, April 16, 2007

Muhammad Radja Ibrahim Rasyad

Kata orang-orang pinter dan mumpuni saya di beritahu kalau memberi nama kepada anak itu harus yang baik, artinya memiliki makna yang baik. Karena nama itu merupakan doa dan harapan orang tua terhadap anaknya. Mau jadi apa nantinya dan bagaimana anak itu kelak yang pasti doa orang tuanya selalu mengiringi. Makanya kalo' ada istilah yang mengatakan “apa arti sebuah nama...” halah gak setuju... coba sampeyan kasih nama anakmu panjul atau bakhul atau kunyuk... mau gak!!!
Dahulu di Jakarta, terutama warga Betawi, kalo' memberi nama anak kadang-kadang juga nggak jelas. Coba saja perhatikan ada yang namanya Malih, Bokir, Nirin, Toing, Kolong, Toncit, Bolot, Kumpul, dan yang gak habis pikir ada yang anaknya diberi nama Murtadi. Lha... kok bisa. Apakah orang tuanya mengharapkan anaknya menjadi orang yang murtad apah...
Jika anak sering sakit-sakitan, ada yang menyarankan untuk diganti namanya. Istilahnya 'Keberatan Nama', artinya nama anak itu nggak cocok. Bisa terlalu bagus dan nggak pantes dengan anaknya atau garis keturunannya atawa terlalu jelek artinya. Lha.. makanya kasih nama anak yang bueneer...
Ada cerita seorang tetangga, sebelumnya dia diberi nama Sulaiman oleh orang tuanya. Karena sering sakit, yang panas-lah, atau korengan, sehingga orang tuanya khawatir. Atas anjuran orang-orang tua dikampung, orang tua Sulaiman diminta agar namanya anaknya diganti. Akhirnya orang tua Sulaiman manut saja. Diberilah nama baru untuk anak tersebut menjadi Ridwan. Hasilnya... si anak masih sering meriang, korengannya kagak rontok dan malah borokan... nah loh. Pusing juga tuh orang tua, konsultasi lagi kepada orang sepuh. Katanya, nama Sulaiman adalah nama Nabi dan Ridwan adalah nama Malaikat, nama tersebut menurutnya nggak cocok buat si anak, ketinggian. Tiang listrik kali ya.. Akhirnya orang sepuh tersebut menyarankan lagi untuk mengganti nama anak tersebut dengan nama biasa. Dipilihlah nama seorang sahabat dan keponakan nabi, Ali bin Abu Thalib. Diberilah anak ersebut nama ALI (nggak pake Abu Thalib). Percaya atawa nggak tuh borok pada rontok kayak daun jambu kena angin dan penyakit panasnya juga agak berkurang. Cerita seperti itu terjadi bukan hanya di Jakarta (Betawi) saja di daerah lain juga mungkin ada yang seperti itu.
Waktu kecil dulu nama sahabat saya kok bagus-bagus amat. Kadang saya suka iri dengan Jack, Yudi (sekarang adik ipar saya), Irfan, Asep, Iwan, Teguh, Denny, Edwin, Wawan dan lain-lain. Sementara nama saya, Imron, duh... Kenapa sih orang tua saya nggak ngasih nama yang keren. Boy, Hilman, Roy atau apalah yang agak keren. Udah itu saya membiasakan diri menyebut nama menjadi 'Imbong' nah... parah kan. Waktu kecil dulu anak-anak sering menuliskan namanya di tembok dengan menggunakan arang, kapur, pecahan batu atau apa saja yang dapat digunakan untuk menuliskan namanya di tembok. Makanya tembok tetangga penuh coretan, JACK TOP 80, YUDI TOP, dan lain-lain. Cuma saya saja yang tidak pernah menuliskan nama ditembok rumah orang. Lha... abis namanya nggak top amat.
Waktu musim main interkom, semua orang keranjingan. Mulai anak-anak sampai kakek-kakek sibuk main interkom. Mulailah dikenal nama udara (nama samaran) yang dimanfaatkan temen-temen untuk mengubah namanya. Kadang nama baru tersebut terkesan terlalu ekstrem, asal-asalan, keren abiss hingga biasa-biasa saja. Contoh nama udara waktu itu adalah Hunter, Rodex, Stiven, Billy, Maret, Naga Bonar, Rajawali, Mamah Ogut, Ratu, Intan, Nuri, Shinta, Recaro, Wereng Coklat, Bon Jovi, Pelangi, Qinoy. Saya sendiri suka malu kalo ingat waktu itu .... ssssttt saya ganti nama jadi ... ricky ... Duh bangga sekali punya nama bagus kayak gitu, gak biasa-biasanya. Kemana pergi selalu di sapa .. Rick !!! wellehhh... keren ya...
Ada lagi yang dikenal dengan 'nama preman' atau nama gaul. Kalo' yang ini sih biasanya seperti julukan atau kadang malah ledekan. Misalnya seorang teman bernama Nurullah (Subhannallah... nama yang sangat bagus) diganti menjadi Kiwok. Padahal, menurut cerita teman yang lain Kiwok itu singkatan dari Juki Bewok (orang tuanya). Ada yang berasal dari ledekan misalnya, Degol, padahal itu ledekan untuk 'gede dogol'. Contoh lainnya, Kamaludin -->Imeng, Edy --> Kendy, Mustofa --> Chulix, Idrus --> Culeng, Wahyu -->Pikun, Khairudin --> Doge, Mamat --> Kombe ... dst. Hiks.... Nama-nama yang indah pemberian orang tuanya hilang dan berganti menjadi nama aneh.
Waktu kecil ada seorang teman cewek yang namanya bagus sekali, Melly, waktu itu anak kecil di kampung masih jarang diberi nama Eropah. Lha wong makan pake' ikan asin kok... belagu. Rupanya bukan sok ke barat-barat-an, Melly (dibaca, meli) adalah singkatan dari nama orang tuanya Mpok Emeh dan Bang Jali. Kemudian yang laki-laki, Edwin, (keren khan? kayak Edwin Libels). Padahal itu juga singkatan dari nama orang tuanya Edy dan Wiwin.
Saya pernah bertanya (agak protes dikit) ke Ayah, kenapa memberi nama saya Imron Rosyadi. Dengan bijaksana beliau menceritakan kenapa memberi nama tersebut. Waktu itu, katanya, Ayah mempunyai seorang teman, namanya Imron Rosyadi, orang tersebut memiliki sifat yang baik dan terpuji sehingga disukai oleh teman-temannya. Bicaranya santun dan ramah serta hal-hal baik yang membuat Ayah saya berkesan berteman dengannya. Nah.. akhirnya jadilah saya diberi nama tersebut. Jelaslah bagi saya, ternyata Ayah punya harapan agar anaknya akan memiliki sifat yang baik seperti temannya. Ooooohhhh....
Waktu istri saya hamil anak ke-2, hasil USG memberitahukan bahwa kami akan memiliki anak laki-laki. Alhamdulillah... bukan main senangnya. Lengkap sudah keluarga yang kami bina. Anak pertama perempuan yang cantik dan kami beri nama Saskia Andina Salsabila. Nah... bagaimana yang ini. Terus terang terlalu egois waktu itu, dengan berfikir bahwa nama anak ini harus Bapaknya yang memberikan. Cari-cari nama yang baik, akhirnya terpilihlah nama yang bagus. MUHAMMAD RADJA IBRAHIM RASYAD. Nama dua orang nabi yang paling mulia di mata Allah SWT. Semoga segala suri tauladan mereka tercermin dalam kehidupan anakku ini. Amin. Sebuah nama selalu diiringi oleh doa kedua orang tuanya.

Friday, February 9, 2007

Sms-an dengan A. Muliawan 15:22:05 09/02/2007

Pablo : Wan, bgm kabarnya? rmh ente kena banjir gak? mudah2 pada slamet...

A. Muliawan : Kalo gw sklrg sih alhamdulillah baik2 aja, gak sampe msk ke rmh. Dijln dpn udh sedada, kalo si slamet gw mah kagak tau. Dirmh kmrn rame jd tmpt pnampungan, tp khusus utk janda2...

Pablo : Kl mo bantu orang jgn pilih kasih dong... jgn2 jandanya udah pade tua2

A. Muliawan : Ya variatif sih. rangenya antara 20an sampe yg plg top 80 (tp msh kuat mkn peyek)...

Pablo : Boleh tuh tinggalin satu tp yang bersih dikit. Ngomong2 lu perlu sumbangan sembako, perahu karet atau pelampung?

A. Muliawan : Ya nanti disiapin satu, udh bersih sih tp agak kriput dikit, maklum kerendem ampir seminggu. Ya udh telat, sembako mah udh bs beli di psr sini. Sumbang genset aja biar gw bs buka rental casan batre HP kalo mati lampu..

Pablo : Gensetnya lg dipake keliling, buat maen orkes dorong .... Nanti gw pinjemin aki. Mau yg umur brp? Ada 60,80,100. Masih kuat kok.. kok..kok... (lha kayak ayam). Kalo mati tinggal strum lagi bentar ...

(sampe sini tuh temen belom ngejawab lagi .......)

RUMAH ANTI BANJIR

Sorang Insinyur dati ITS mendesain sebuah rumah yang diklaim sebagai rumah anti banjir. Gubernur DKI Jakarta yang sudah bosan dengan banjir kiriman dari Bogor segera memanggil Insinyur tersebut untuk mem-presentasikan desainnya tersebut. Ternyata rumah anti banjir tersebut didisain dengan konstruksi apung. Sehingga menurutnya setinggi apapun banjir penghuni dan isi rumah tetap selamat, karena rumah akan mengikuti ketinggian permukaan air. Pak Gubernur segera berkoordinasi dengan Wilayah Propinsi Jabar dan Banten dan menginstruksikan agar dibuatkan Perda tentang ketentuan mengenai rumah anti banjir. Akhirnya seluruh rumah di bantaran sungai dibangun dengan disain anti banjir. Suatu ketika datang musibah banjir besar. Pemukiman yang berada di bantaran sungai berhasil selamat. Tidak ada korban jiwa dilaporkan. Tetapi akhirnya gubernur kebingungan soalnya seluruh rumah warga Bogor, Depok, dan Banten terbawa hanyut ke Jakarta.

SINGA JADI-JADIAN

Ketika lebaran tiba pengelola kebon binatang kota Bandung bingung. Pasalnya satu-satunya singa miliknya sakit. Agar pengunjung tidak kecewa akhirnya mereka memperkerjakan mahasiswa ITB yang kebetulan sedang liburan semester. Setelah wawancara dan latihan khusus, akhirnya mahasiswa tersebut diterima bekerja sebagai singa di kebon binatang tersebut. Dia diberi pakaian khusus yang mirip sekali dengan singa aslinya. Pada hari lebaran "singa" tersebut di masukan ke kandangnya. Pengunjung sudah berjubel untuk menyaksikan hewan koleksi kebon binatang tersebut. Singa tersebut mulai beraksi dengan mengaumkan suaranya. Berjalan mondar mandir sambil meperlihatkan taringnya seperti singa betulan. Tiba-tiba dilihatnya singa lain keluar dari pojok kandang dan langsung menghampirinya. Singa pertama langsung gemetar ketakutan. "Wah ... mati gue ..." Singa kedua mengaum dan terus mendekati singa pertama. Singa pertama terdiam ketakutan setengah mati melihatnya. Setelah dekat terjadi percakapan :

Singa Kedua : "Sssttt .... jangan takut... ente siapa ...?"
Singa pertama : "Sssayyaa ... Wawan ... mahasiswa ITB ..."
Singa Kedua : "Eehh.. sama atuh ... saya Asep, Teknik Sipil ...?"
Singa pertama : "Saya Planologi ....."

SURAT WASIAT

Pak Oman sakit keras. Sudah sebulan beliau hanya terbaring di tempat tidur. Sudah keluar masuk rumah sakit tapi tidak sembuh. Menurut dokter yang memeriksanya, Pak Oman menderita komplikasi (jantung, diabetes, tekanan darah tinggi dan panu). Akhirnya tim dokter keluarga memutuskan agar Pak Oman dirawat dirumah saja. Mereka juga mohon agar pihak keluarga selalu rutin mengunjunginya, karena diprediksi usianya sudah tidak lama lagi. Suatu hari keadaan beliau memburuk. Selang oksigen yang dialirkan melalui pernafasannya tidak juga membantu. Semua anggota keluarga sudah panik melihat orang yang dicintainya itu. Salah seorang pihak keluarga yang sudah berkumpul berinisiatif untuk memanggil ustad Ali untuk membimbing Pak Oman menghadapi sakratul maut. Ustad Ali datang dan langsung berdiri di sisi ranjang. Sementara seluruh keluarga berkumpul dengan kesedihan yang mendalam. Ustad Ali berusaha membimbing Pak Oman untuk melafazkan Syahadat dan Asma Allah. Namun keadaan Pak Oman semakin memburuk dari mulut beliau hanya terdengar erangan dan rintihan. Suatu saat Pak Oman tampak megap-megap mencoba bernafas padahal ada selang oksigen yang membantunya. Tampak Pak Oman mencoba menggerakan tangannya seperti menulis. Ustad Ali segera tanggap. Disuruhnya salah seorang anak Pak Oman untuk mengambil kertas dan pulpen. Mungkin Pak Oman ingin menuliskan wasiat untuk keluarganya. Setelah kertas dan pulpen diberikan, dengan susah payah (dengan masih megap-megap) Pak Oman mencoba menulis sesuatu. setelah selesai menulis Pak Oman memberikan kertas tersebut kepada Ustad Ali. Matanya nampak melotot ke arah ustad Ali. Kontan ustad Ali mengambil kertas tersebut sambil istighfar. Setelah melotot kepada Ustad Ali keadaan semakin memburuk dan akhirnya Pak Oman pun meninggal dunia. Ustad Ali segera memberikan beberapa nasihat dan petunjuk kepada keluarga almarhum untuk mengurus jenazah Pak Oman. Sementara Ustad Ali menyimpan kertas yang berisi wasiat tersebut kedalam saku bajunya. Menurut ustad nanti setelah tujuh hari baru surat wasiat tersebut akan dibacakan dihadapan keluarga. Untuk menghormati almarhum katanya. Hari ke hari di rumah Pak Oman diadakan tahlilan oleh pihak keluarga. Saat malam ke tujuh pihak keluarga berkumpul untuk mendengar pembacaan wasiat oleh Ustad Ali. Selama hidup Pak Oman merupakan orang kaya di kampung. Sehingga surat wasiat tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh segenap ahli warisnya. Dengan takzim mereka memperhatikan ustad Ali yang memimpin acara tersebut. Setelah memberikan beberapa nasihat kepada pihak keluarga, akhirnya Ustad Ali mengeluarkan kertas yang masih terlipat rapi dari saku bajunya. Kertas tersebut belum dibuka sama sekali sehingga Ustad Ali juga belum mengetahui isinya. Perlahan-lahan ustad Ali membuka surat wasiat tersebut. Hanya selembar kertas dengan tulisan tangan Pak Oman. Setelah dibuka Ustad Ali melihat isinya sebentar.... wajahnya tegang dan brukkkk..... Ustad Ali pingsan. Keluarga langsung panik melihat kejadian tersebut, sebagian anggota keluarga mencoba menolong Ustad Ali yang semaput. Sementara yang lain mengamankan surat wasiat dari tangan Ustad Ali. Setelah salah seorang anak melihat tulisan dalam kertas tersebut ia kaget sekali dan akhirnya semuanya berebut untuk membacanya. Setelah membaca wasiat mereka semua terkejut. Soalnya dalam kertas wasiat tersebut tertulis : " LI LU DIRINYA SONOAN DIKIT SELANG OKSIGEN GUA ELU INJEK !!! "

PINJEM BATU BATA NYE PAK ERTE ......

Ketika ada panggung dangdut di sebuah kampung di Cibinong, pintu Pak RT di ketok-ketok oleh seorang preman yang sedang mabok bae'. "Pak erte ... pak erte... bangun Pakk... " kata preman teler tersebut Pak Erte bangun dan membuka pintu ... "Ngapain luh malem-malem bangunin gua ... " bentak erte "Maap pak erte ... mao' minta batu batanya dua ...." "Buat apaan....!!" "Buat... nonton dangdutan pak erte...." "Lu mau tawuran ya.....!!" "Kagak pak erte ... bener... " "Ambil tuh... awas luh ... kalo' buat berantem.... " "Beres.. pak erte... sueer dahhh....." Sehabis mengambil batu bata dua biji si preman tersebut kembali ke lapangan nonton dangdut ..... Pak erte agak khawatir juga ... jangan-jangan ada tawuran di lapangan ... Akhirnya bersama dua orang hansip Pak erte pergi mencari preman teler tersebut. Setelah di cari-cari, akhirnya preman teler tersebut ketemu sedang asik joget di ditengah lapangan yang becek. Batu bata yang tadi diminta ternyata buat pijakan agar celananya nggak kotor kena lumpur... Bener juga tuh preman ..... !!!

Pencak Silat Vs Panca Sila

Di jaman orde baru dulu ada yang namanya Penataran P4. Semua rakyat diwajibkan mengikuti penataran. Dari tingkat SD sampai Perguruan Tinggi. Masyarakat secara umum juga di kenalkan melalui penataran pola 100 jam yang diselenggarakan di tingkat kelurahan. Di Bogor ada engkoh-engkoh yang ikut penataran. Ketika penataran belum di mulai, salah seorang penatar menghampiri si engkoh tersebut dan iseng-iseng bertanya ... "Koh, emang bener mau ikut penataran ..." "Haiya... wenel... wenelll... " "Buat apa engkoh ikutan penataran P4 ...?" "Haiyaaa... owe mao ikutan penatalan wuat dagang di pasal... " [Penatar bingung ...] "Lalu apa hubungannya koh... ?" "Kowe olang kagak tau kalo' di pasal wanyak plemannya .... suka malak malak owe.. haiyaa..." [Penatar tambah bingung ...] "Lah emangnya engkoh tau soal Pancasila ...?" "Haiya... owe waham ... sama kayak kuntao ..." [Penatarnya semakin bingung ...] "Terus ... Pancasila itu apa... ?" "Haiya... owe tau... peltama pukul ... kedua tendang .... ketiga ... " "Husshh... koh.... itu mah PENCAK SILAT !!!!"

Denger cerita dari Pak A. Suhanda KPP Cibinong....

WARISAN

Bang Jali sedang menghadapi sakit keras, sudah berobat kesana kemari kagak sembuh juga. Suatu hari, ketika sakitnya makin parah, Bang Jali minta istrinya Rodiah untuk ngumpulin seluruh anak-anaknya buat ngedengerin wasiat terakhirnya. Karena patuh kepada suami dan babenya akhirnya istrin dan seluruh anaknya dapat dikumpulkan. Mereka semua ngumpul di sisi tempat tidur dengan kesedihan yang mendalam melihat kondisi orang tuanya tersebut. "Anak-anaku semuanye sebelum Babe pergi... Babe pengen lihat kalian semua akur..." kata Bang Jali di sela sakitnya. "Babe nggak mau kalian semuanye pade ribut. Apalgi kedengeran sampe berebut warisan..." "Makanye mumpung napas Babe masih ada, Babe pengen elu semuanye dengerin nasehat Babe..." "Babe pengen semuanye dapet bagian yang adil. Biar kagak ada yang gontok-gontokan" "Nah.. Babe ada beberape warisan nyang elu musti tau ..." "Pertame-tame.. elu musti tau kalo babe punya utang kongsi dua juta sama Haji Kodir. Nah ... nyang entu musti elu pade kelimain duluan, biar amal Babe kagak ngegantung kayak layangan ..." Nyak Rodiah dan anak-anak Bang Jali yang berjumlah tujuh orang kontan sesenggukan mendengar wasiat terakhir dari Babenya. "Pertame elu semuanye mesti tau... rumeh kite ini jangan dibagi dulu. Biar Nyak lu bisa ninggalin sampe nyusul Babe nanti...." "Kedue, Sumineh karena elu paling tue.. Babe pengen elu nyang ngerawat Nyak lu. Buat elu Babe kasih tanah nyang ade di belakang rumeh 500 meter, nah sisenye 900 meter buat adek luh nyang laki Sanip..." Istri dan anak-anak Bang Jali dengan takzim menyimak wasiat dari Babenya yang napasnya udah senen kemis tersebut. "Nah, buat Sainah dan Saimun elu berdua babe kasih kebon duren yang di Parung...." "Buat Samian elu babe kasih delman... ade lime belas tuh delman buat elu semuanye... ame tanah di Citayem 400 meter...." "Samain babe kasih empang yang di Cibinong .... " Karena Bang Jali memang juragan delman dan tanahnya lebar jadi proses pembagiannya dicatat dan disaksikan sama RT dan RW. "Sanian elu yang paling bontot Babe kasih oplet buat narik ... same kebon di Cilangkap...." kata Bang Jali sambil megap-megap.... "Nahhh .... kkkalo.. ruko yang berjejer ... di pinggir jalan elu jangan jual ye ........ " kata Bang Jali. Suaranya semakin berat tanda sudah mau meninggal. Istri dan anak-anaknya pade kebingungan mendengar wasiat terakhirnya ini. Semuanya pada celingukan, bingung. Akhirnya Sanip memberikan diri bertanya sama Babenya ... "Emangnye kenape Beh... Kok enggak boleh dijual ...." "Hhhh...... hhhhh... iittuu.... punyyaaaa ooraanngg..... goblookkk...." "Alllahhhhu Akkbaarrr ......" Inna lillahi wa inna ilaihi rojiunnnn.....

FUN 'N FACTS

Bibi saya tidak bisa menyebutkan kata TROTOAR Kalo' disuruh menyebutkan kata tersebut yang keluar adalah TROTOLAN

Ada kawan saya seorang pemborong, proyeknya membangun rumah dari yang sederhana hingga yang mewah. Tetapi sayangnya jika mengucapkan kata KITCHEN SET selalu salah.
Yang diucapkannya adalah selalu CHICKEN SET.

Pembantu saya suatu hari dengan cemas cerita ke istri saya bahwa anak tetangga kena penyakit DENDAM MEMBARA.
Maksudnya adalah DEMAM BERDARAH.

Temen di STAN Angkatan 95 dulu ada yang berasal dari IRIAN JAYA (Mahasiswa Alasan Dinas = MALAS), namanya YAN PIET MERES (Ayo ada yang masih inget nggak!!).
Beliau selalu bilang CE' ILEEE.... saat sedang ngomong. Suatu kali pada saat hasil tes dibagikan beliau mendapat nilai 30. Setelah menerima kertas hasil ulangan dia teriak : " Ce' ileeeee... gua dapet tiga puluh...!!!"

Sehabis pulang ngaji ada seorang anak yang mencoba hasil ngajinya sambil teriak di jalanan... "TA' KASRO TEM ... BA' DOMA BOK .... TEMBOK ....!!!"

Seorang lurah di Cibinong sedang rapat dengan Bupati tentang pembangunan di wilayahnya. Biar terlihat intelek, ketika diminta pendapatnya, beliau berkata "Pak Bupati, proses pembangunan jalan desa di wilayah kami hampir 90% selesai, tidak ada masalah yang muncul dengan warga, pokoknya semuanya NO PROGRAMMM ...!!!"
(Maksudnya mungkin NO PROBLEM)

Waktu berangkat kerja naik kereta api ke Bogor tahun 1997 ada peristiwa lucu. Waktu itu ada kereta masih baru (atau bekas?) dari Jepang. Di stasiun Pasar Minggu naik seorang ibu yang sudah cukup tua. Ketika dilihat keretanya masih baru, lantainya pun bersih, Dia agak ragu untuk naik. Tapi ketika pintu kereta mau ditutup akhirnya beliau naik juga. Tapi sayang... sandalnya dilepas di luar kereta.

Almarhum nenek saya selalu menyebut semua minuman beraroma, seperti sirop dan sejenisnya dengan nama ORSON.

KOLEKSI HUMOR DI PORTAL KANWIL JABAR II

KAMI BERTANYA SAYA MENJAWAB

Pertanyaan : Macan macan apa yang nggak buas .... ? Jawaban : Macan TUKUL Pertanyaan : Anak KEPITING kepalanya ada dimana.... ? Jawaban : Ada di ketek Pertanyaan : SAMPHO apa yang kalo' dipake bisa bikin ngga punya anak .... ? Jawaban : SAMPHO KONG (kalo' nggak ngerti baca Buku sejarah dulu ya... ) Pertanyaan : Kenapa anak babi kalo jalan nunduk ?? Jawaban : Karena malu emaknya babi Pertanyaan : Kalo' babi kan haram. Kenapa Pak Haji Mansyur memelihara anaknya... ?? Jawaban : Karena emang anaknya... bukan anak orang Pertanyaan : Semua yang ada di dasar laut halal. Kecuali ...?? Jawaban : Kecuali Kapal Selam Pertanyaan : Kenapa speaker masjid tidak pernah dipakai untuk sound system Band...?? Jawaban : Karena punya jamaah masjid... bisa aja kalo' tidak mau dikeroyok warga.


Papah Payaahh...!!!

Saya sedang main ke rumah temen, seorang petugas berinisial MRZNARDNTR seksi XXX KPP CKR2, di daerah Perumahan Kota Legenda. Ketika sedang asyiknya ngobrol, datang anaknya Bunga (nama samaran) yang waktu itu berusia 2,5 tahun dan baru belajor bicara. Maklum anak perempuan yang masih imut baru belajar bicara pasti cerewetnya minta ampun. Ketika sedang asiknya ngobrol, tiba-tiba datang Bunga (nama samaran) yang langsung ikut nimbrung. Walaupun bicaranya masih belum jelas tapi coba-coba ikutan. Ketika teman tersebut menyuruhnya masuk ke dalam (ke Mamanya yang sedang bikin minum), Bunga menolak. Tapi teman ini terus menyuruhnya masuk. Akhirnya si Bunga (nama samaran)pun menurutinya masuk ke dalam rumah sambil komentar "Papah payaahh...!!" kontan saya tertawa melihat keluguan bocah tersebut. Ketika saya tanya, "Pintar amat Mas... siapa yang ngajarin..??. "Nggak tau tuh... saya aja baru denger..." katanya. Saya curiga, akhirnya saya desak temen saya tersebut. "Kalo' malem si Bunga (nama samaran) tidur sama siapa?" selidik saya. "Ooh dia masih tidur sama kami (Papa & Mamanya,pen)..." kata teman tersebut. "Loh... jangan-jangan si Bunga (nama samaran) ngedengerin kalo' Mamanya sering komplain sama Papanya kalo lagi malem 'kejadian'...." jawab saya mencoba menganalisa. "He..he..." temen saya cuma mesem-mesem saja mendengarnya.


SPACE RACE

Era 60-70'an ketika perang dingin antara dua adikuasa masih berlangsung persaingan antara Amerika dan Uni Soviet di dunia teknologi antariksa berlangsung sangat ketat. Peluncuran Sputnik I yang merupakan buatan Uni Soviet pada saat puncak Perang Dingin mengejutkan dunia Barat, dan menyebabkan AS memulai space race (perlombaan antariksa) dengan Soviet, serta gerakan untuk mereformasi pendidikan sains. Pada tanggal 12 April 1961, Yuri Alekseyevich Gagarin (aksara Sirilik: Юрий Алексеевич Гагарин; Alihaksara ISO: Ûrij Alekseevič Gagarin), merupakan manusia pertama yang pergi ke luar angkasa dengan pesawat roket Vostok 1. Amerika tidak mau kalah, pada 20 Juli 1969, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin mendarat di Bulan dengan kendaraan udara kecil, yang telah dikirim ke bulan dengan roket Saturn V. Persaingan berlanjut ketika Amerika Serikat mengumumkan penemuan teknologi terbaru, yaitu sebuah pulpen yang bisa digunakan pada kondisi gravitasi 0 dan suhu sangat rendah. Kecanggihan pulpen tersebut diklaim sebagai alat tulis pertama yang mampu dioperasikan untuk missi di ruang angkasa. Material pulpen tersebut dibuat khusus dan di lapisi emas 24 karat. Biaya riset dan pengembangannya juga mencapai US$ 6 juta. Sangat canggih dan mahal untuk sebuah pulpen. Berita tersebut terdengar oleh pihak Uni Soviet , Badan antariksa Uni Soviet hanya tertawa mendengar publikasi Amerika tersebut, soalnya ketika kosmonoutnya sedang melakukan misi ruang angkasa, mereka hanya menggunakan pensil untuk menulis.

TAWURAN MASSAL DI PASAR INDUK CIBITUNG

Jakarta (ANTARA News) - Jalan Raya Diponegoro, Cibitung yang melewati Pasar Induk Tambun, Cibitung, Senin Pukul 07.30 WIB kemarin (8/1) macet total hingga mencapai 15 kilometer. Kemacetan tersebut merambat hingga 3 kilometer dari pintu tol Cibitung. Para pengguna jalan tol yang ingin keluar melalui pintu tol Cibitung terpaksa harus rela antri karena arus lalu lintas dialihkan ke arah Cikarang melewati pinggir Kalimalang. Beberapa perusahaan yang berada di lokasi kemacetan terpaksa harus menanggung kerugian karena banyak karyawannya yang datang terlambat. Kejadian tersebut di sebabkan adanya pertikaian antara dua kelompok yang telah lama saling bermusuhan. Sejumlah personil Polisi dari Kepolisian Sektor Tambun dan Bekasi dikerahkan untuk mengatasi penyebab kemacetan tersebut. Di jalan-jalan tampak delapan unit mobil Pasukan Anti Huru Hara (PHH) tampak berjaga-jaga dari kemungkinan meluasnya tawuran massal tersebut. Para pedagang yang berada di lokasi kejadian dimintai keterangan sebagai saksi mengenai penyebab terjadinya kekacauan yang merusakan delapan kios dan puluhan lapak sayuran di lokasi tersebut. Seorang pedagang sayur Rohim (45) memberikan keterangan kepada pihak kepolisian mengenai penyebab terjadinya tawuran tersebut. Menurutnya tawuran antar dua kelompok ini dipicu oleh kesalah pahaman. Awalnya kelompok Jagung mengolok-olok kesemek. Mereka meledek kesemek yang katanya genit dan pake bedaknya belepotan. Kesemek yang merasa terhina, tidak terima dengan ledekkan tersebut dan kembali mengatai jagung dengan kata kata kasar. Kesemek membalas ejekan jagung dengan mengatakan kepada pengunjung pasar bahwa jagung tidak tahu malu. Katanya lagi, lihat saja jagung bulu-bulunya sampai kelihatan dari luar. Setelah ledekan tersebut jagung naik pitam dan mencoba mengajak rekannya terong untuk menghajar kesemek, tetapi coba dilerai oleh Jambu Monyet yang kebetulan ada di lokasi kejadian. Alih-alih melerai, sebaliknya Jambu Monyet malah ikut dalam tawuran. Ketika dimintai keterangan oleh pihak kepolisian rupanya Jambu Monyet ikut tersinggung oleh komentar Semangka dari kelompok Jagung yang mengatakan kalau dirinya tidak normal karena bijinya cuma satu. Jambu Monyet tak mau kalah dan mengatakan kepada semangka kalau sebaliknya, Semangkalah yang tidak normal karena biji'nya banyak. Ledek-meledek terus berlanjut hingga melibatkan pihak lain yang telah lama menyimpan dendam, seperti Bawang Merah yang ikut berkelahi dengan Bawang Putih. Sawi dan Kangkung juga ikut masing-masing di kelompok yang berbeda. Tawuran tersebut terus meluas hingga melibatkan beberapa buah yang biasanya sopan santun tetapi karena solidaritas ikut dalam tawuran. Ikut diamankan diantaranya Mangga, Pepaya, Toge (yang tidak diakui oleh kelompok kacang hijau karena berkhianat kepada kelompok sayuran), Dukuh dan Menteng juga terlibat dalam insiden tersebut. Aksi tawuran massal yang melibatkan kedua kelompok tersebut berhasil diredam aparat kepolisian pada sore harinya. Berdasarkan hasil pemantauan dan penjelasan saksi, para pedagang di lokasi kejadian, pihak kepolisian dinilai terlalu lamban mengatasi tawuran tersebut. Kesan yang mereka lihat di lapangan adalah seolah-olah personil polisi membiarkan kejadian tersebut berlangsung. Kapolres Bekasi yang dimintai keterangan menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja membiarkan kejadian tersebut berlangsung dari pagi hingga sore. Menurutnya lagi, bahwa personilnya hanya melokalisir tempat tawuran dan mengamankan beberapa asset negara agar tidak dirusak. Kapolres juga menambahkan bahwa menurutnya jika kondisi pagi hari, tawuran tersebut akan sulit dicegah karena masing-masing kelompok masih segar dan fresh. Sehingga ketika matahari siang yang panas telah membuat mereka lemas dan layu, barulah sore hari para personil polisi itupun bertindak. Strategi tersebut terpaksa dilakukan karena melihat kondisi pasar induk yang padat setelah Idul Adha kemarin. Hingga malam hari pihak kepolisian berhasil mengamankan 2 karung jagung, 3 bongsang kesemek, 1 mobil truk penuh terong, 4 karung jambu monyet, 2 truk semangka, 20 karung bawang merah, 17 karung bawang putih, 10 kwintal mangga, 1 mobil colt duku dan menteng, 1 truk sawi putih, sawi hijau, kangkung, dan selada. Turut dimintai keterangan Rohim (45) pedagang sayur, Abdul Majid (34) pedagang jagung, Mastur (20) kuli angkut, Minan (31) tukang ojek, 2 pikul Pepaya yang kebetulan lewat beserta pedagangnya. Sementara diantara kios yang dirusak diantaranya adalah kios Bubur Kacang Ijo yang dirusak oleh kelompok Toge. Beberapa Kios Buah dan Kios Kartu Isi Ulang. Sementara puluhan lapak yang rusak akibat tawuran telah dirapikan kembali oleh para pedagang. Biang keladi dari kejadian ini yaitu kelompok jagung rencana akan dibawa ke Polres Bekasi untuk ditahan sementara. Sampai dengan laporan ini dibaca oleh Saudara (9/1) lokasi di Pasar Induk Tambun masih mencekam. Pihak kepolisian memasang police line di sepanjang lokasi kejadian. Beberapa truk PHH masih tampak berjaga-jaga. (Pablo)

KOLEKSI HUMOR PRIBADI DIPORTAL KANWIL JABAR II

UCOK IKUT

Disebuah rumah RSSSSS (Rumah Sempit Sekali Sehingga Sulit Senggama). Tinggal sebuah keluarga dengan seorang anak. Suatu malam Sang Istri mengajak Suaminya untuk 'berbuat'. "Pak... ayo tidur Pak.." pinta istrinya. "Sebentar dulu Ma'... si Ucok masih belom tidur tuh.." jawab suami sambil menunjuk kamar anaknya yang masih terang. "Cepatlah kau suruh tidur itu si Ucok...!!" kata istrinya. "Ucoookk... zedang ngapain kamu..." tanya si Bapak. "Ucok zedang belazar paak.." jawab Ucok. "Zudahlah... belazarnya kamu teruzkan bezok saza.." kata bapaknya lagi. "Baik Paakk..." jawab si Ucok dari kamarnya. Kemudian terlihat lampu kamr si Ucok dimatikan. Setelah aman, terjadilah 'perbuatan' tersebut. Akhirnya ketika si suami ingin selesai "Maaakk... aku mau keluar nihhh..!!" teriaknya tertahan. "Sabbar Pak... kita keluar sama-sama" jawab istrinya cukup keras. Tiba-tiba dari kamar si Ucok terdengar teriakan ketakutan "Bapaaakkk... Ucok ikuuuutttt....."


WAN ABUD

Wan Abud dikenal sangat kikir. Suatu hari Wan Abud dan dua orang anaknya sedang menunggu delman. Setelah delman datang, Wan Abud bertanya ongkosnya. Wan Abud : "Berafa ongkos ke pasar ...?" Sais : "Dua ribu lima ratus Wan .." Wan Abud : "Wah.. mahal amat. Ente mau feras ane ya...!!" Sais : "Ya emang segitu Wan.. kagak dimahalin" Wan Abud : "Udah.. seribu aja mau tidak...?" Sais : "Kagak bisa Wan " Wan Abud : "Seribu seratus ...!!" Sais : "Belom boleh Wan... sama aja dengan yang laen" Wan Abud : "Kalo anak-anak bagaimana ...?" Sais : "Kalo anak-anak GRATIS Wan.. " Wan Abud : "Ya sudah anak-anak naik delman... Ane lari..." Sais : ???????


DANAU AJAIB

Di suatu daerah terdapat sebuah danau yang sangat ajaib. Danau ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, dari penyakit kulit seperti panu sampai penyakit AIDS. Disamping itu, setiap ada keinginan yang diminta, bila berendam di danau ini akan langsung terkabul. Setiap hari danau ini penuh sesak oleh pengunjung yang akan berobat dan punya hajat. Ada kakek yang sudah tua renta, ketika dia menceburkan diri ke danau dia berteriak "Aku ingin kembali mudaa..." Ajaibnya setelah keluar dari danau si kakek menjadi muda dan gagah kembali. Ada lagi seorang buta, ketika dia menceburkan diri ke danau dia berteriak "Aku ingin bisa melihat kembali ..." Ajaibnya setelah keluar dari danau si buta tersebut bisa kembali melihat. Berikutnya orang lumpuh, ketika dia menceburkan diri ke danau dia berteriak "Aku ingin bisa berjalan kembali ..." Ajaibnya juga, setelah keluar dari danau si lumpuh tersebut bisa kembali berjalan. Begitu kejadian yang terjadi sepanjang hari ditepi danau, berbagai keajaiban terus terlihat. Suatu saat ada orang kulit hitam dan jelek wajahnya datang. Ketika tiba gilirannya, ia menceburkna pula ke dalam danau sambil berteriak "Aku ingin putih dan disukai wanita ....!!!" Byuuurrrrrr ..... setelah itu muncul SOFTEX mengambang di danau...


ORANG SUNDA DAN ORANG JAWA

Ada pria Sunda menikah dengan wanita Jawa. Pada suatu hari datang adik si wanita Paijo namanya. Paijo ingin liburan di rumah kakanya. Ketika hari libur, kakak ipar Paijo sedang ngoprek mobil di rumahnya. Untuk menjaga kesopanan, sebagai adik ipar Paijo coba-coba membantu kakak iparnya. Ketika Kakak Iparnya sedang di kolong mobil ia berteriak "Jooo, etah cokot konci sepuluh...". Paijo bingung, tapi akhirnya manut juga. Kemudian "Jooo.. cokot konci pas..." teriak kakak iparnya kembali. Paijo kembali menuruti kakaknya. Kejadian terus berlanjut ... "Jooo cokot Tang na.." "Joo... etah konci di cokot..." Paijo masih manut terus, sampai akhirnya ia berlari sambil nangis ke kamar kakaknya. "Mbaaak.. aku nggak kuat lagi.. aku mau pulang saja..."



HEDLAINE NYEUS

Kamis 21 Desember 2006, Jam: 22:27:00 BOGOR (Pos Kota) – Saimin (49) Warga Kedunghalang, Bogor, ditemukan tewas di dalam sumur yang digalinya (21/12). Berdasarkan keterangan Amad (22), menantu korban kepada petugas Polres Bogor di lokasi kejadian. Saimin yang berprofesi sebagai penggali sumur saat itu tengah melakukan pekerjaannya menggali sumur milik salah sorang warga. Amad menuturkan, saat itu Saimin turun seorang diri ke dalam sumur tanpa menggunakan tambang. Ketika menunggu di atas, cukup lama Amad mulai curiga, karena takut terjadi apa-apa terhadap mertuanya. Dilihat mertuanya ke dalam sumur, tetapi karena cukup gelap Amad hanya melihat sedikit gerakan tubuh mertuanya. Amad sempat berteriak memanggil mertuanya untuk turun membantu. Tapi yang terdengar suara mertuanya "Tarajeee..". Akhirnya Amad mengurungkan niatnya turun ke dalam sumur. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dari petugas Polres Bogor, diketahui bahwa Saimin meninggal karena menghirup gas yang terdapat di dalam sumur. Pihak polisi langsung menahan Amad sebagai saksi dan terus meminta keterangan mengenai kronologis peristiwa tersebut. Pihak keluarga turut dimintai keterangan. Salah satunya Euis (20), istri Amad, yang meninta agar polisi membebaskan suaminya karena menurutnya terjadi kesalah pahaman. Berdasarkan penuturannya suaminya ini berasal dari Betawi, sehingga ketika Bapaknya minta tangga (Taraje), Amad mengiranya "Ntar aje". Setelah mendengar penuturan istri tersangka akhirnya polisi membebaskan Amad. (rahmat)


KEPRIBADIAN SOPIR

Percaya atau tidak, secara psikologis ternyata kepribadian sopir truk/bus bisa kita nilai dari tulisan di bodi mobilnya. Berikut akan kami gambarkan kepribadian sopir lewat tulisan di mobil truk/bis. Tulisan aneh yang jika direnungi kadang bisa membawa inspirasi,imajinasi,ketakutan, dan falsafah yang tinggi.
Ini yang pernah kami temui :

"PENCULIK JANDA"
Jenis Kendaraan : Truk bak karoseri yang tertutup terpal warna biru
Lokasi : Jalan Tol Cikampek
Kepribadian Sopir : Sopir yang membawa truk ini mempunyai kepribadian ganda (split identity/Mental disorder). Kecenderungannya adalah psikopat, senang melihat orang ketakutan dan kejam. Sopir yang membawa truk ini juga memiliki kelainan seks. Biasanya menyukai wanita yang lebih tua atau janda.

"UTAMAKAN SARAPAN PAGI"
Jenis Kendaraan : Truk Bak 3/4
Lokasi : Jalan Raya Cianjur
Kepribadian Sopir : Sopir yang mobilnya ada tulisan ini umumnya orang yang bijaksana, kebapakan, penuh dengan nasihat, suami yang baik dan bertanggung jawab.

"SALAM MANIS UNTUK PENUMPANG"
Jenis Kendaraan : Miniarta jurusan Depok - Pasarminggu
Lokasi : Jalan Raya Pasarminggu
Kepribadian Sopir : Sopir ini umumnya ramah, senang diajak ngobrol, pandai bergaul. Jiwa seninya juga tinggi (sangat apresiatif). Lembut dan romantis dalam berhubungan dengan pasangannya.

"PAPA PULANG MAMA DIGOYANG"
Jenis Kendaraan : Truk Tronton
Lokasi : Jalan Tol Cikampek
Kepribadian Sopir : Sopir ini umumnya optimistis, percaya dirinya tinggi, cuma agak temperamental (hindari berbenturan dengan mobil spt ini). Dalam berhubungan seks cenderung agresif, tanpa tedeng aling-aling. Prinsipnya VINI VIDI VICI abang datang abang lihat abang ngejengkang.

"PEMBURU DOLLAR"
Jenis Kendaraan : Truk 3/4
Lokasi : Jalan Tol Jagorawi
Kepribadian Sopir : Sopir ini umumnya materialistis, egois, mempunyai rasa percaya dirin yang tinggi, bahkan cenderung ambisius. Suka memaksakan kehendaknya agar keinginansnya tercapai. Tipe seperti ini sangat bertanggung jawab kepada keluarga, baginya keluarga adalah segala-galanya. Tidak bisa menikmati dalam berhubungan seks, baginya seks hanya formalitas dalam sebuah perkawinan.

DEMIKIAN !!! Jika anda melihat tulisan di truk atau bis, silahkan kirim email ke saya untuk dapat diterawang. Terimakasih.


OPEN

Suatu hari Mpok Ijah dan rombongan haji dari Indonesia sedang duduk di lobby sebuah hotel di kota madinah. Dia menunggu tetangganya dari kampung yang ikut rombongan lain. Kebetulan menginap di hotel tersebut. Waktu sedang duduk-duduk, Mpok Ijah memperhatikan sebuah lift yang dimasuki oleh empat orang jamaah haji dari Asia. Setelah beberapa lama diperhatikannya pintu besi yang bisa terbuka sendiri tersebut. Dia menghampiri pintu besi tersebut. Dilihatnya ada tombol OPEN dan CLOSE serta tanda panah ke atas dan kebawah. Beberapa saat kemudian, setelah empat orang jamaah Asia tadi masuk, tombol OPEN lift tersebut menyala dan keluarlah empat orang jamaah haji dari Afrika yang besar-besar dan berkulit hitam legam. Kontan Mpok Ijah berteriak "Astaghfirullahhal adziiimmmm....!!!!" langsung pingsan. Rekan-rekannya satu rombongan kemudian berlari menolongnya. Setelah diberikan pertolongan akhirnya Mpok Ijah kembali siuman. Rekan-rekan lainnya menanyakan kenapa Mpok Ijah sampai pingsan. Mpok Ijah masih ketakutan sambil menunjuk lift. "Open... open...." katanya. "Kenapa Mpok sama liftnya..?"kata yang lain. "Ada orang masuk kedalam Open... keluar-keluar udah hangus ...... ".

JANGAN PERCAYA OMONGAN ORANG

Dariman sedang merantau ke Jakarta. Setibanya di terminal Pulogadung Dariman naik bis jurusan Pasarminggu. Ketika di dalam Kopaja Dariman memberikan alamat yang di tujunya di Jakarta kepada kondektur Bis dan minta diturunkan di alamat tersebut. Di dalam bis, Dariman teringat pesan orang tuanya "Man, hati-hati di Jakarta. Jangan percaya sama omongan orang, nanti kamu kena tipu". Ketika sedang teringat pesan orangtuanya tersebut kondektur menegurnya "Mas sudah deket lagi nih... siap-siap..". Dariman ragu-ragu karena teringat pesan orangtuanya. "Ayo ... Samali...samali... siap-siap...." Teriak kondekturnya. Dariman menuju pintu mobil bis tersebut siap-siap untuk turun. "Mudah-mudahan nggak ditipu sama kondektur..." pikir Dariman. "Samali abis.... samali abis.... " kondektur memberikan aba-aba. Bis menepi dan kepinggir. Dariman siap-siap melompat. "Kaki kiri dulu... kaki kiri dulu...." teriak kondekturnya. "Ah ... yang ini pasti bohong lagi..." kata Dariman dalam hati. Huuupppp....... Dariman lompat dari bis dengan kaki kanan dahulu. Gubraaaakkkkkk ...... Dariman nyungsep di got.
UCOK IKUT

Disebuah rumah RSSSSS (Rumah Sempit Sekali Sehingga Sulit Senggama). Tinggal sebuah keluarga dengan seorang anak. Suatu malam Sang Istri mengajak Suaminya untuk 'berbuat'. "Pak... ayo tidur Pak.." pinta istrinya. "Sebentar dulu Ma'... si Ucok masih belom tidur tuh.." jawab suami sambil menunjuk kamar anaknya yang masih terang. "Cepatlah kau suruh tidur itu si Ucok...!!" kata istrinya. "Ucoookk... zedang ngapain kamu..." tanya si Bapak. "Ucok zedang belazar paak.." jawab Ucok. "Zudahlah... belazarnya kamu teruzkan bezok saza.." kata bapaknya lagi. "Baik Paakk..." jawab si Ucok dari kamarnya. Kemudian terlihat lampu kamr si Ucok dimatikan. Setelah aman, terjadilah 'perbuatan' tersebut. Akhirnya ketika si suami ingin selesai "Maaakk... aku mau keluar nihhh..!!" teriaknya tertahan. "Sabbar Pak... kita keluar sama-sama" jawab istrinya cukup keras. Tiba-tiba dari kamar si Ucok terdengar teriakan ketakutan "Bapaaakkk... Ucok ikuuuutttt....."


WAN ABUD

Wan Abud dikenal sangat kikir. Suatu hari Wan Abud dan dua orang anaknya sedang menunggu delman. Setelah delman datang, Wan Abud bertanya ongkosnya. Wan Abud : "Berafa ongkos ke pasar ...?" Sais : "Dua ribu lima ratus Wan .." Wan Abud : "Wah.. mahal amat. Ente mau feras ane ya...!!" Sais : "Ya emang segitu Wan.. kagak dimahalin" Wan Abud : "Udah.. seribu aja mau tidak...?" Sais : "Kagak bisa Wan " Wan Abud : "Seribu seratus ...!!" Sais : "Belom boleh Wan... sama aja dengan yang laen" Wan Abud : "Kalo anak-anak bagaimana ...?" Sais : "Kalo anak-anak GRATIS Wan.. " Wan Abud : "Ya sudah anak-anak naik delman... Ane lari..." Sais : ???????


DANAU AJAIB

Di suatu daerah terdapat sebuah danau yang sangat ajaib. Danau ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, dari penyakit kulit seperti panu sampai penyakit AIDS. Disamping itu, setiap ada keinginan yang diminta, bila berendam di danau ini akan langsung terkabul. Setiap hari danau ini penuh sesak oleh pengunjung yang akan berobat dan punya hajat. Ada kakek yang sudah tua renta, ketika dia menceburkan diri ke danau dia berteriak "Aku ingin kembali mudaa..." Ajaibnya setelah keluar dari danau si kakek menjadi muda dan gagah kembali. Ada lagi seorang buta, ketika dia menceburkan diri ke danau dia berteriak "Aku ingin bisa melihat kembali ..." Ajaibnya setelah keluar dari danau si buta tersebut bisa kembali melihat. Berikutnya orang lumpuh, ketika dia menceburkan diri ke danau dia berteriak "Aku ingin bisa berjalan kembali ..." Ajaibnya juga, setelah keluar dari danau si lumpuh tersebut bisa kembali berjalan. Begitu kejadian yang terjadi sepanjang hari ditepi danau, berbagai keajaiban terus terlihat. Suatu saat ada orang kulit hitam dan jelek wajahnya datang. Ketika tiba gilirannya, ia menceburkna pula ke dalam danau sambil berteriak "Aku ingin putih dan disukai wanita ....!!!" Byuuurrrrrr ..... setelah itu muncul SOFTEX mengambang di danau...


ORANG SUNDA DAN ORANG JAWA

Ada pria Sunda menikah dengan wanita Jawa. Pada suatu hari datang adik si wanita Paijo namanya. Paijo ingin liburan di rumah kakanya. Ketika hari libur, kakak ipar Paijo sedang ngoprek mobil di rumahnya. Untuk menjaga kesopanan, sebagai adik ipar Paijo coba-coba membantu kakak iparnya. Ketika Kakak Iparnya sedang di kolong mobil ia berteriak "Jooo, etah cokot konci sepuluh...". Paijo bingung, tapi akhirnya manut juga. Kemudian "Jooo.. cokot konci pas..." teriak kakak iparnya kembali. Paijo kembali menuruti kakaknya. Kejadian terus berlanjut ... "Jooo cokot Tang na.." "Joo... etah konci di cokot..." Paijo masih manut terus, sampai akhirnya ia berlari sambil nangis ke kamar kakaknya. "Mbaaak.. aku nggak kuat lagi.. aku mau pulang saja..."



HEDLAINE NYEUS

Kamis 21 Desember 2006, Jam: 22:27:00 BOGOR (Pos Kota) – Saimin (49) Warga Kedunghalang, Bogor, ditemukan tewas di dalam sumur yang digalinya (21/12). Berdasarkan keterangan Amad (22), menantu korban kepada petugas Polres Bogor di lokasi kejadian. Saimin yang berprofesi sebagai penggali sumur saat itu tengah melakukan pekerjaannya menggali sumur milik salah sorang warga. Amad menuturkan, saat itu Saimin turun seorang diri ke dalam sumur tanpa menggunakan tambang. Ketika menunggu di atas, cukup lama Amad mulai curiga, karena takut terjadi apa-apa terhadap mertuanya. Dilihat mertuanya ke dalam sumur, tetapi karena cukup gelap Amad hanya melihat sedikit gerakan tubuh mertuanya. Amad sempat berteriak memanggil mertuanya untuk turun membantu. Tapi yang terdengar suara mertuanya "Tarajeee..". Akhirnya Amad mengurungkan niatnya turun ke dalam sumur. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dari petugas Polres Bogor, diketahui bahwa Saimin meninggal karena menghirup gas yang terdapat di dalam sumur. Pihak polisi langsung menahan Amad sebagai saksi dan terus meminta keterangan mengenai kronologis peristiwa tersebut. Pihak keluarga turut dimintai keterangan. Salah satunya Euis (20), istri Amad, yang meninta agar polisi membebaskan suaminya karena menurutnya terjadi kesalah pahaman. Berdasarkan penuturannya suaminya ini berasal dari Betawi, sehingga ketika Bapaknya minta tangga (Taraje), Amad mengiranya "Ntar aje". Setelah mendengar penuturan istri tersangka akhirnya polisi membebaskan Amad. (rahmat)


KEPRIBADIAN SOPIR

Percaya atau tidak, secara psikologis ternyata kepribadian sopir truk/bus bisa kita nilai dari tulisan di bodi mobilnya. Berikut akan kami gambarkan kepribadian sopir lewat tulisan di mobil truk/bis. Tulisan aneh yang jika direnungi kadang bisa membawa inspirasi,imajinasi,ketakutan, dan falsafah yang tinggi.
Ini yang pernah kami temui :

"PENCULIK JANDA"
Jenis Kendaraan : Truk bak karoseri yang tertutup terpal warna biru
Lokasi : Jalan Tol Cikampek
Kepribadian Sopir : Sopir yang membawa truk ini mempunyai kepribadian ganda (split identity/Mental disorder). Kecenderungannya adalah psikopat, senang melihat orang ketakutan dan kejam. Sopir yang membawa truk ini juga memiliki kelainan seks. Biasanya menyukai wanita yang lebih tua atau janda.

"UTAMAKAN SARAPAN PAGI"
Jenis Kendaraan : Truk Bak 3/4
Lokasi : Jalan Raya Cianjur
Kepribadian Sopir : Sopir yang mobilnya ada tulisan ini umumnya orang yang bijaksana, kebapakan, penuh dengan nasihat, suami yang baik dan bertanggung jawab.

"SALAM MANIS UNTUK PENUMPANG"
Jenis Kendaraan : Miniarta jurusan Depok - Pasarminggu
Lokasi : Jalan Raya Pasarminggu
Kepribadian Sopir : Sopir ini umumnya ramah, senang diajak ngobrol, pandai bergaul. Jiwa seninya juga tinggi (sangat apresiatif). Lembut dan romantis dalam berhubungan dengan pasangannya.

"PAPA PULANG MAMA DIGOYANG"
Jenis Kendaraan : Truk Tronton
Lokasi : Jalan Tol Cikampek
Kepribadian Sopir : Sopir ini umumnya optimistis, percaya dirinya tinggi, cuma agak temperamental (hindari berbenturan dengan mobil spt ini). Dalam berhubungan seks cenderung agresif, tanpa tedeng aling-aling. Prinsipnya VINI VIDI VICI abang datang abang lihat abang ngejengkang.

"PEMBURU DOLLAR"
Jenis Kendaraan : Truk 3/4
Lokasi : Jalan Tol Jagorawi
Kepribadian Sopir : Sopir ini umumnya materialistis, egois, mempunyai rasa percaya dirin yang tinggi, bahkan cenderung ambisius. Suka memaksakan kehendaknya agar keinginansnya tercapai. Tipe seperti ini sangat bertanggung jawab kepada keluarga, baginya keluarga adalah segala-galanya. Tidak bisa menikmati dalam berhubungan seks, baginya seks hanya formalitas dalam sebuah perkawinan.

DEMIKIAN !!! Jika anda melihat tulisan di truk atau bis, silahkan kirim email ke saya untuk dapat diterawang. Terimakasih.


OPEN

Suatu hari Mpok Ijah dan rombongan haji dari Indonesia sedang duduk di lobby sebuah hotel di kota madinah. Dia menunggu tetangganya dari kampung yang ikut rombongan lain. Kebetulan menginap di hotel tersebut. Waktu sedang duduk-duduk, Mpok Ijah memperhatikan sebuah lift yang dimasuki oleh empat orang jamaah haji dari Asia. Setelah beberapa lama diperhatikannya pintu besi yang bisa terbuka sendiri tersebut. Dia menghampiri pintu besi tersebut. Dilihatnya ada tombol OPEN dan CLOSE serta tanda panah ke atas dan kebawah. Beberapa saat kemudian, setelah empat orang jamaah Asia tadi masuk, tombol OPEN lift tersebut menyala dan keluarlah empat orang jamaah haji dari Afrika yang besar-besar dan berkulit hitam legam. Kontan Mpok Ijah berteriak "Astaghfirullahhal adziiimmmm....!!!!" langsung pingsan. Rekan-rekannya satu rombongan kemudian berlari menolongnya. Setelah diberikan pertolongan akhirnya Mpok Ijah kembali siuman. Rekan-rekan lainnya menanyakan kenapa Mpok Ijah sampai pingsan. Mpok Ijah masih ketakutan sambil menunjuk lift. "Open... open...." katanya. "Kenapa Mpok sama liftnya..?"kata yang lain. "Ada orang masuk kedalam Open... keluar-keluar udah hangus ...... ".

JANGAN PERCAYA OMONGAN ORANG

Dariman sedang merantau ke Jakarta. Setibanya di terminal Pulogadung Dariman naik bis jurusan Pasarminggu. Ketika di dalam Kopaja Dariman memberikan alamat yang di tujunya di Jakarta kepada kondektur Bis dan minta diturunkan di alamat tersebut. Di dalam bis, Dariman teringat pesan orang tuanya "Man, hati-hati di Jakarta. Jangan percaya sama omongan orang, nanti kamu kena tipu". Ketika sedang teringat pesan orangtuanya tersebut kondektur menegurnya "Mas sudah deket lagi nih... siap-siap..". Dariman ragu-ragu karena teringat pesan orangtuanya. "Ayo ... Samali...samali... siap-siap...." Teriak kondekturnya. Dariman menuju pintu mobil bis tersebut siap-siap untuk turun. "Mudah-mudahan nggak ditipu sama kondektur..." pikir Dariman. "Samali abis.... samali abis.... " kondektur memberikan aba-aba. Bis menepi dan kepinggir. Dariman siap-siap melompat. "Kaki kiri dulu... kaki kiri dulu...." teriak kondekturnya. "Ah ... yang ini pasti bohong lagi..." kata Dariman dalam hati. Huuupppp....... Dariman lompat dari bis dengan kaki kanan dahulu. Gubraaaakkkkkk ...... Dariman nyungsep di got.

GAPTEK

Cerita dari Pak Wawan KPP Cikarang Dua. Waktu itu HP masih merupakan barang baru. Kebetulan ada seorang petugas yang memiliki HP. Entah karena belum mengerti cara pengoperasiannya atau memang masih gaptek, jadi kalau mau menyimpan nomor baru harus disalin dahulu di kertas baru kemudian disimpan. Bila ingin menelepon selalu di ketik dengan jari telunjuk satu persatu. Suatu saat ketika sedang ngobrol dengan Pak Wawan, HP si petugas berdering, tapi ia tidak tahu cara menjawab panggilan jadi dibiarkan saja sampai berhenti sendiri. Hal tersebut terjadi berulang-ulang. Akhirnya Pak Wawan bilang. "Mas kok telepon masuk tidak dijawab". "Nggak tahu nih, dari tadi yang masuk Anwar lagi... Anwar lagi... saya nggak kenal ..." katanya polos. Padahal ketika ada incoming call dilayar akan muncul tampilan teks "Answer".

DUREN SETAN

Pemberitahuan bagi rekan-rekan yang kebetulan berniat untuk membeli buah durian di sekitar Taman Makam Pahlawan Kalibata sebaiknya hati-hati. Jika anda berniat dan berkeinginan untuk membeli juga, tolong perhatikan : JANGAN membeli durian di depan Pabrik Bata, sisi sebelah kiri (dari arah Dewi Sartika) di depan pabrik Bata, tepatnya di sebelah kebun pohon karet, yang ada pedagang tanaman hias, tempat itu agak gelap, dan agak sepi. Jika, sekali lagi anda berniat, berkeinginan, atau berselera membeli durian di sekitar lokasi tersebut sebaiknya BATALKAN dan PILIH TEMPAT LAIN. Kesaksian : Suatu hari anak saya minta dibelikan duren (DURIAN,red), tetapi waktu itu belum musimnya. Karena sudah janji malam itu saya, isteri dan anak-anak hunting duren di sekitar Kalibata, tepatnya di Jalan Taman Makam Pahlawan. Malam itu, ada sekitar tiga lapak pedagang duren, didepan Deptrans dua lapak yang kebetulan durennya sedikit. Satu lagi persis didepan pabrik Bata. Lapak Duren ini terlihat sendirian dan dipenuhi oleh buah durian yang bergelantungan. Buahnya banyak dan besar-besar. Waktu itu keadaan sepi sekali. Penjualnyapun cuma seorang. Saya menepikan mobil dekat pedagang tersebut. Ketika mendekat belum terlihat keanehan-keanehan. Mulailah terjadi tawar menawar. Penjualnya tidak banyak bicaranya, sehingga tawar-menawarpun lancar. Sepertui biasanya saya mencicipi durian yang saya beli. Akhirnya saya membeli empat durian petruk yang besar-besar dan dua duren kecil yang di diskon. Dengan senang kami pulang kembali ke rumah. Anak saya senang sekali ingin cepat-cepat makan duren. Setibanya di rumah, ditambah adik dan orang tua, kami semua menyaksikan proses membelah duren. Duren pertama yang kami buka kebetulan agak manis, dan langsung ludes. TETAPIII ..... duren kedua, Ketigaa.. keempatt... kelimaa... dan keeennaammm ..... SETAAAANNNNNNN..... busuuuuk semuanyaaaa..... Akhirnya gagal pesta durian kami gara-gara TUKANG DUREN SETAN ..... DASAR SETAN TUH TUKANG DUREN.....

MAHASISWA STAN PRODIP

Tahun 90-an di STAN PRODIP ketika seorang mahasiswa kehabisan uang, ia mengirim telegram ke orang tuanya. Minta Uang.

Agar biayanya murah pesannya cukup singkat :
MAK MINTA UANG TITIK
satu hari kemudian dijawab :
BERAPA KOMA
dijawab lagi :
SERATUS RIBU SAJA TITIK
dua hari kemudian dijawab lagi :
UNTUK APA KOMA
dijawab lagi :
UNTUK MAKAN TITIK
tiga hari kemudian dijawab lagi :
YANG KEMARIN SUDAH HABIS KOMA
dijawab lagi :
SUDAH MAK TITIK KOMA CEPATAN SERU
empat hari kemudian dijawab lagi :
MAMAK TAK PUNYA UANG SERU
dijawab lagi :
ALAMAAAK SERU SERU SERU

BANGKIT DARI KUBUR

Cerita ini terjadi di daerah Sumedang, Jawa Barat. Hari itu sekitar pukul 4 pagi seperti biasanya Nyi Imas berniat untuk pergi ke pasar untuk berbelanja sayuran. Cuaca pagi hari itu memang sedikit mendung. (saat itu sudah masuk musim hujan). Tetapi karena sudah menjadi rutinitasnya sebagai penjual sayuran di desanya akhirnya ia berangkta juga menuju pasar. Hujan rintik-rintik pagi hari itu membuat tukang ojek yang biasanya mangkal di gang desanya tidak ada satupun yang bekerja. Mungkin karena cuaca dingin mereka lebih suka untuk bertahan di ranjangnya. Karena dilihatnya tidak ada satupun tukang ojek, akhirnya Nyi Imas terpaksa berjalan kaki menuju pasar. Padahal jarak yang harus ditempuh cukup jauh (sekitar 3 km). Rute yang harus dilewati juga berkelok-kelok sehingga untuk usianya yang sudah 59 tahun akan terasa sangat berat. Satu-satunya jalan pintas adalah melewati sebuah hutan jati yang lumayan gelap. Setelah di perjalanan akhirnya Nyi Imas memutuskan untuk melewati hutan jati tersebut. Dia berpikir karena sudah tua mana mungkin ada orang yang tega berbuat jahat padanya. Lagipula ia sudah mengenal seluk beluk hutan tersebut sejak kecil. Setelah beberapa waktu sampailah ia di hutan jati yang kondisinya sangat gelap dan lembab. Hujan rintik-rintik membuat tubuhnya menggigil kedinginan. Tiba-tiba setelah berada ditengah hutan, hujan bertambah lebat, terpaksa Nyi Imas mempercepat langkahnya untuk mencari tempat berteduh. Ketika hujan masih terus bertambah lebat mengguyur hutan jati dilihatnya sebuah lubang yang merupakan kuburan yang baru saja digali oleh penduduk untuk memakamkan salah saorang penduduk yang kebetulan meninggal kemarin sore. Areal pekuburan itu terletak di tengah-tengah hutan jati. Karena sudah basah disana-sini akhirnya terpaksa Nyi Imas turun ke dalam pekuburan untuk berteduh. Bagian atas pekuburan ditutupinya dengan daun jati yang lebar-lebar sehingga air tidak masuk ke dalam. Sementara dia berteduh di dalam lubang kuburan rupanya karena lelah akhirnya tertidur. Ketika sedang lelapnya tidur tiba-tiba terdengar suara menggelegar seperti halilintar. Ctttaaaaarrrrr......!!!!!!! Buummmmmm...!!! Kaget mendengar bunyi seperti itu Nyi Imas akhirnya terbangun. Di depannya dilihatnya dua orang tinggi besar berjubah hitam dengan rambut gondrong dan berewokan. Orang tersebut memegang sebuah pecutan yang bentuknya aneh dan besar sekali. Sedangkan seorang lagi memegang gada yang luar biasa besarnya. Ctttaaarrrrrr....!!!! Duummmm ....!!! rupanya suara menggelegar tersebut berasal dari bunyi pecutan dan pukulan gada orang tersebut. Nyi Imas langsung lemas ketakutan melihatnya. Orang yang tinggi besar memegang gada menghampirinya. Tiba-tiba orang tersebut membentaknya. "MARABBUKA.....!!!!" Nyi Imas tambah ciut hatinya. Badannya semakin lunglai seperti tidak ada tulangnya. "MARABBUKA.....!!!!" kembali orang tersebut membentaknya. Dengan ketakutan Nyi Imas mencoba menjawabnya dengan ketakutan "Ehhh.... Malaikat abdi teh nuju ngiuhan" jawab Nyi Imas ketakutan. Rupanya Nyi Imas tahu kalau kedua orang tersebut adalah malaikat Munkar dan Nakir yang bertugas menginterview kita di dalam kubur setelah meninggal. Setelah dijawab Nyi Imas bahwa ia 'nuju ngiuhan' (sedang berteduh,red.) malaikat itu saling pandang... sebentar kemudian mereka berdua menghilang. Tiiinggg...... Setelah keduanya hilang Nyi Imas lega juga hatinya. Dengan ketakutan akhirnya Nyi Imas lari tunggang langgang kembali pulang ke desanya. Sudah hampir dua minggu setelah kejadian yang menyeramkan tersebut berlalu. Suatu hari setelah pulang dari berbelanja di pasar Nyi Imas menumpang angkot untuk pulang ke rumahnya. Rupanya di jalan angkot tersebut kecelakaan karena mengindari kambing yang menyeberang. Mobil angkot tersebut masuk ke dalam jurang ditengah hutan jati. Enam orang dari delapan penumpang angkot meninggal. Semua korban adalah warga desa setempat. Kejadian tersebut membuat sedih seluruh warga desa. Setelah dilakukan diurus dengan baik oleh keluarga dan masyarakat, akhirnya dengan dipimpin kepala desa akhirnya keenam jenazah tersebut di makamkan sore harinya. Nyi Imas yang ikut dalam penumpang angkot yang meninggal tersebut juga ikut dimakamkan di lokasi pemakaman yang berada di tengah hutan jati. Ketika di alam kubur, Nyi Imas melihat tetangganya yang sama-sama menumpang angkot saling berbaris. Sementara itu ia melihat kedua orang tinggi besar yang pernah ditemuinya sedang menanyai satu-persatu tetangganya. Suaranya menggelegar membuat yang ditanya ketakutan. Bagi yang tidak bisa menjawab Gada yang besar menghantamnya. Nyi Imas sangat ketakutan. Anehnya tetangga yang lain di 'interview' satu-persatu tetapi Nyi Imas tidak ditanya apa-apa. Akhirnya Nyi Imas penasaran, ia mengangkat tangan "Maap... Jang Malaikat, naha atuh... abdi teh teu ditaros....??". Malaikat langsung manatapnya dengan tampang sebel lalu katanya "EEEhhhh.... maneh teh kamari ge' tos ditaros pan nuju ngiuhan..... !!!" Akhirnya, karena nggak di 'interview' Nyi Imas nggak lulus ujian meninggalnya. Besoknya warga desa menemukan Nyi Imas sudah berada di atas kuburannya. Sampai saat ini Nyi Imas masih dagang sayuran di desanya.

Nggak Beli...

Mpok Ice lagi menyapu halaman ketika Bang Ali lewat. Kebetulan berapa hari lagi Hari Raya Idul Fitri.
Mpok Ice : "Dari Mane Bang? Mampir?"
Bang Ali : "Abis ngider dagang nih Mpok .."
Mpok Ice : "Gimane lebaran jadi ngaduk dodol nggak ..?"
Bang Ali : "Tauk ah.. nih Mpok. Bini di rume suse dibilanginnye.."
Mpok Ice : "Nape emangnye Bang..?"
Bang Ali : "Lah iye.. aye suruh ngaduk pake kagak mao..."
Mpok Ice : "Lah.. kok bise gitu .."
Bang Ali : "Iye Mpok, padahalnye nih... gule kagak beli.. kelape kagak beli.. beras juge kite kagak beli. Cuman kenceng doang nyang minjem..."
Mpok Ice : "Lah.. enak banget tuh.. Emangnye kenape bini lu pake kagak mao..?"
Bang Ali : "Lah Mpok... emang semuanya kagak beli.... "
Mpok Ice : " " (manyun..)

5 + 5 = 11

Untuk melatih pelajaran matematika kepada anak didiknya, Pak Hamid, guru wali kelas dua SD, selalu memberikan pertanyaan matematika sebelum jam pulang. Peraturannya bagi yang bisa menjawab dengan benar baru diperbolehkan pulang. Pak Hamid : "Coba sapa yang bisa jawab 9 + 8 sama dengan berapa ?" Santi : "Tujuh Belas pak" Pak Hamid : "Iya, santi kamu boleh pulang.." Pak Hamid : "Sekarang 8 + 4 berapa ?" Bowo : "dua belas Pak Guruuuu....." Pak Hamid : "Iya, Bowo kamu boleh pulang.." Pak Hamid : "Sekarang 7 + 7 berapa ?" Hasan : "Empat belas Pak Guruuuu....." Pak Hamid : "Iya, Hasan kamu boleh pulang.." Pertanyaan terus diajukan dan hampir semua murid bisa menjawab. Sekarang tinggal Bondan sendirian, Pak Hamid maklum kalo Bondan ini salah seorang murid yang nakal dan agak tertinggal pelajaran dibanding teman-temannya. Karena kasihan Pak Hamid memberikan pertanyaan yang mudah, hitungannya dibawah sepuluh sehingga bisa dihitung dengan jari. Pak Hamid : "Bondan, sekarang tinggal kamu... coba sekarang 5+5 berapa? Bondan tidak langsung menjawab, mulutnya komat-kamit, kedua tangannya dimasukkan kedalam kantong celananya untuk menghitung dengan jarinya. Setelah selesai komat-kamit Bondan menjawab dengan percaya diri ... Bondan : "Gampang Pak, Sebelassss....!!!" Pak Hamid : "Salah Bondan... Coba sekarang yang mudah, 4+4 berapa ... " Bondan kembali komat kamit dengan kedua tangan dalam kantong celana. Bondan : "Sembilan Pak....." Pak Hamid : "Salah lagi Daan... Coba sekarang yang lebih mudah, 3+4 berapa ... " Bondan : "Delapan Pak....." Pak Hamid : "Adduuuh Bondan kamu harus sering belajar... lagi ya" "coba kemari Bapak ingin tahu cara kamu menghitung ..." Kemudian Bondan mempraktekkan caranya menghitung ... kedua tangan dimasukkan kedalam kantong celananya... Pak Hamid mulai curiga dengan cara menghitungnya, karena selalu selisih satu ..... Setelah diperiksa.. "Coba Bapak lihat celana kamu ..." setelah diperiksa oleh pak Hamid. Ternyata kedua kanton celana Bondan sudah bolong. Jadi hitungan dengan jarinya selalu kelebihan satu .....

National Geographic POD