Thursday, December 14, 2006

CERITA TENTANG MALING

MALING KEBO
Waktu itu sudah dekat hari raya Idul Adha, warga dikejutkan oleh munculnya seekor kebo di kober dipinggiran kali Ciliwung. Kebo tersebut luntang-lantung di kampung. Bagaimana tidak terkejut soalnya sekarang di daerah kami sudah tidak ada lagi warga yang memelihara kebo. Akhirnya oleh pengurus RW kebo tersebut diamankan di lapangan. Sementara warga sedang kebingungan oleh munculnya kebo jadi-jadian, di kampung seberang kali Ciliwung warga Condet sedang heboh karena kebo hasil patungan warga raib. Rupanya kebo tersebut telah dicuri dari kampung seberang kali.
Berita kehilangan kebo di Condet sampai juga ke salah seorang warga kami yang saudaranya ikut patungan. Akhirnya di sampaikanlah bahwa kebo mereka ada di daerah kami. Pencurian kebo untuk korban sempat memicu kemarahan warga Condet yang langsung menyiapkan berbagai senjata untuk menghakimi pencurinya.
Setelah diberi penjelasan dengan bermusyawarah akhirnya kemarahan mereka dapat diredam. Tapi sebenarnya warga kami tahu siapa pencurinya. Pencuri tersebut memang warga kami yang sering melakukan aksinya walaupun di kampung sendiri. Ketika dimintai keterangan oleh pengurus RW dengan jaminan tidak akan diperpanjang urusannya akhirnya dia mengaku.
Rupanya pencuri tersebut awalnya ingin mencuri buah-buahan yang memang banyak ditanam warga Condet. Dalam keadaan mabuk mereka menyebrangi kali Ciliwung dengan niat untuk mencuri. Ketika tiba di lokasi pencuri tersebut berubah niatnya untuk mencuri buah-buahan karena melihat seekor kebo yang dipancang di tengah kebon. Akhirnya dengan nekat di curilah kebo tersebut. Tetapi mungkin karena mabuknya hilang, mungkin karena dua kali pulang pergi berenang di kali Cliwung, setibanya membawa kebo ke kampung kami pencuri tersebut sadar. Pikirnya bagaimana cara menjualnya, pasti warga tidak ada yang percaya. Apalagi reputasinya sebagai pencuri sudah dikenal. Dibawa-bawa juga akan repot sekali karena kebo tersebut sangat besar dan pasti orang-orang akan bertanya-tanya. Dipulangin ke Condet juga sama saja bunuh diri. Pusing sendiri tuh pencuri akhirnya kebo tersebut dilepaskan begitu saja di kober.....
Warga yang tadinya kesal dan marah akhirnya senyum-senyum sendiri mendengar kebodohan pencuri tesebut. Komentar warga kampung Dasar pencuri goblok...! nggak sekolah...! Mungkin niatnya mau mencuri tambang tapi nggak tahu kalo ada kebonya... atau ketika nyebrangin kebo lewat kali Ciliwung pencuri kesulitan dan kelelep di kali.... Ada yang bilang sebenarnya kebonya yang ikut dia, karena dibisikin oleh pencuri "lu.. mau ikut gua nggak? daripada disini besok lu mati dipotong..". Kebo mikir "Bener juga nih orang..." akhirnya ikutlah si kebo dengan pencuri tersebut.
Demikian kisah si pencuri mabuk yang mencuri kebo. Didaerah kami disebutnya kebo, bahasa Indonesianya kerbau, kalo' sapi, lembu, banteng, apalagi kambing itu lain lagi.

No comments:

There was an error in this gadget