Monday, April 13, 2009

Penanaman Sengon

Jonggol, 11 April 2009.

Kunjungan ke Jonggol hari Sabtu tanggal 11 April 2009 terasa sangat berat. Maklum, dari rumah saya dengan Heriman menggunakan motor. Di pasar Tajur rombongan kami bergabung dengan Bang Didi dan Aban yang ingin ikut melihat proyek penanaman pohon dan pembangunan rumah. Jadilah kami 3 motor berjalan menuju lokasi.
Ketika istirahat di Cigintung motor Heriman bermasalah, ban belakang bocor. Akhirnya kami menunggu hampir 2 jam lebih sambil menikmati kopi. Sementara rombongan Pak Haji, Pak Tarmizi, Mas Agus, Doni, Sigit, Thukul langsung menuju lokasi di Cigombong.

Baru sekitar jam 12.30 kami berhasil menuju puncak tempat mereka berkumpul. Wah... badan terasa pegel-pegel semuanya.
Di lokasi rumah belum jadi juga. Wah... gimana nih Mang Jejen..?? janjinya hari itu sudah selesai. Thukul sudah nggak sabar untuk pindah ke gunung.
Temen-temen sudah sempat meninjau lokasi lahannya yang sudah ditanami. Doni dan Sigit naik ke bukit lahan mereka. Mas Agus dan Pak Tarmizi dengan susah payah juga ikutan naik, maklum, udah nggak pada muda lagi. Hehehe....
Kesepakatan di atas adalah, mempercepat proses penyelesaian pembangunan rumah agar Thukul bisa segera dipindahkan untuk mengawasi lahan. Berikutnya adalah masalah pengukuran batas antar lahan agar tanaman dapat dihitung dan pembayaran ke Pak Haji dapat segera dilakukan. Kemudian proses pembuatan sertfikat tanah agar tidak ada masalah di kemudian hari.
Informasi dari Pak Haji hari Senin, tanggal 13 April 2009, mengatakan bahwa tanah sudah dibatasi dan dibuat parit antar masing-masing lahan. Jumlah pohon yang ditanam per hektar lahan adalah sebanyak 4 000 batang. Nah... siap-siap untuk bayar tanaman.... 3000 /batang dikalikan 4.000 batang total 12 juta rupiah.
Semalam saya sudah dititipi AJB atas nama Heriman dan Syahrul, jadi buat mereka berdua dapat segera mengambil suratnya.
Mudah-mudahan rencana kita bersama dapat berhasil, dan bermanfaat buat semuanya.




2 comments:

gimbar.anakku said...

Assalamualaikum,,

kayaknya udah mulai pada item nih kulitnya. itu tandanya bapak2 rajin ngontrol kebunnya.

jd inget tahun kemarin kulitku hangus tuh lupa pake lotion. gileee panas banget,,,

jangan bosan ya,,lihat tanamannya.
trus kalo ada pohon yg mati supaya segera ditambal sulam pd saat musim hujan tiba, agar tdk tertinggal jauh pertumbuhannya.

mdh2an tahun ini tdk kena fenomena alam elnino kayak tahun kemarin kemaraunya sampai hampir 8 bulan.

mas boleh tanya harga tanahnya per meter berapa kalo boleh tahu? mdh2an sih belum mahal, he he he,,

kepengen juga sih tanam yg banyak gitu,,, kalo murah sih,,,

Salam
Yofi Safri

Bond said...

Waalaikum salam,
Pak Sofi, kalau ngontrol setiap minggu ke sana nggak mungkin juga sih... medannya berat sekali.
Harganya masih murah pak, kalau masih minat menambah lahan silahkan hubungi langsung Pak Hajinya tuh...

National Geographic POD