Monday, April 13, 2009

Radja Sakit

Hari Kamis, 9 April 2009, badan Radja panas. Kemarin seharian ia bolak-balik ke rumah sebelah, padahal hujan, akhirnya besoknya demam. Awalnya kami berdua biasa saja, soalnya anak-anak jarang sakit. Tapi setelah mendapat kabar ada bekas tetangga yang anaknya meninggal karena flu burung akhirnya cemas juga. Jangan-jangan... nah, mulai kita yang bolak-balik ke dokter. Panas badannya turun naik, tidak stabil. Kadang 39 derajat kadang turun ke 37 derajat. Setelah dua hari, mamanya langsung melakukan tes darah di lab. Alhamdulillah hasilnya negatif demam berdarah dan tipus. Besoknya suhu badannya kembali normal.

Radja sehari-harinya selalu berisik, ada saja yang dilakukannya, mulai dari pukul-pukul meja, bernyanyi sampai berantakin rumah dengan mainannya. Saking berisiknya (padahal anak baru dua) kami menjulukinya "radio rusak".

Ketika sakit rumah jadi sepi, ternyata tidak enak juga ya.... soalnya biasa rame sih.
Hari Minggu setelah badannya sehat, pagi-pagi sudah bangunin Papanya. Saya kaget, soalnya dia cuma menepuk-nepuk badan saya, dan ketika bangun ada Radja dengan kepala tertutup kardus bekas minuman air mineral. Nah... lu.... mulai lagi nih anak.

Mamanya bilang, sekarang kamu udah sehat nih... sekarang Mama mau marah-marah. Tiba-tiba dengan santainya kardus air mineral tersebut di masukan ke kapala Mamanya. Dalam kotak kardus tersebut kepala mereka berdua berhadapan. Sambil senyum Radja bilang... ayo deh silahkan Mama marah-marah. Hahahaha.... mana bisa! Radja... ada-ada aja.

Korban keisengan Radja.....


No comments:

There was an error in this gadget